Sewot?! yeah! itu yang aku rasakan saat mendapati halaman blogku kacau. Side bar yang seharusnya berada di samping tulisan-tulisanku di halaman depan (yang saat ini Anda baca) pindah ke bawah dan menyisakan ruang kosong yang tampak ‘aneh’.
Aneh, sebab ruang itu menjadikan komposisi halaman tak seimbang. Aneka warna huruf yang saya pilih, ternyata tidak dapat membantu ‘ketimpangan’ tersebut, bahkan meminimalisir pun tak bisa. Sekilas, halaman ini sebenarnya tampak normal, sehat, tak kurang suatu apa. Tapi kesan itu akan berubah saat Anda sudah mampir beberapa menit.
Seimbang-keseimbangan…
Adalah satu hal yang harus diciptakan dalam menjalani hidup. Seimbang antara semangat bekerja untuk mencari penghidupan dunia dan keseriusan beribadah sebagai bekal akhirat.
إعمل لدنياك كأنّك تعيش أبداً
واعمل لأخرتك كأنّك تموت غداً
Bahkan, Tuhan pun meminta hamba-Nya untuk tidak ‘terjebak’ dalam ritual peribadatan hingga melupakan interaksi dengan sesama. Hubungan horizontal tetap berjalan, tanpa harus memotong dan membuat doyong komunikasi vertikal dengan sang pencipta.
Karena itulah ketidakseimbangan antara side bar dengan posisi tulisan mengacakaukan atmosfir blog, mood menulisku, hingga niat untuk membalas semua komen dan bersilaturahim balik ke ‘rumah’ Anda, yang sudah bersedia mampir ke rumah kecil saya.
Yach, akhirnya….dewi cuma bisa menuliskan apa yang dewi rasakan di blog ini.






sing sabar neng, ketika pohon mulai tumbuh besar dan tinggi, anginpun serasa meniup dengan kencang.Ngga’ ada alasan takut n cemas ketika akar sudah menancap kuat di bumi ciptaan-Nya