Arsip untuk September, 2008
MABRUK
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 28, 2008 | Leave a Comment »
open house
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 28, 2008 | 2 Komentar »
open house menjadi tradisi perayaan lebaran. semua rumah umat muslim, yang kecil, yang sedang, yang besar, dari tipe 21, 45, sampe nggak bertipe karena amat sangat luasnya, dari rumah di kampung, kota, hingga istana presiden terbuka untuk umum. Tamu yang berkunjung pun menjadi very very important person, mendapat penghormatan terbesar dari si empunya rumah dan [...]
Sucikan Hati, Kembali Fitri
Diposkan dalam Cinta, Label Allah, Ampunan, Cinta, Idul Fitri, Kasih, Maaf Lahir Batin pada September 28, 2008 | 1 Komentar »
Siapapun kamu,
(mungkin) Aku pernah membuatmu sedih, kesal, marah,
dengan kata-kata, tulisan,
sikap, dan prasangka buruk…
di hari yang Fitri ini, aku memohon pengampunan dan maafmu
minal aidin wal faizin
maaf lahir & batin
PS: Oia, dont worry bihepi, aku juga maafin kamu kok. semua salah, yang tak sengaja ato bahkan sengaja kamu lakukan (kurrang azar, ngelakuin kesalahan kok disengaja seh [...]
Rinduku CintaMu
Diposkan dalam Cinta, Label Allah, Cinta, Salat, Tuhan pada September 27, 2008 | Leave a Comment »
Rinduku CintaMu.
Tuhan, kita benar-benar sudah lama tak bercengkerama. Berbincang akrab, apalagi bercanda mesra.
Bukan karena jarang bertemu, sebab aku masih menghadapMu dalam lima waktuku.
…Engkau tau itu
maaf…..
(…dan aku hanya tertunduk…malu…)
***
Uji Kekuatan (?)
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 26, 2008 | Leave a Comment »
Aku tidak akan mengatakan aku bego -karena emang enggak. Mungkin yang lebih cocok sih lugu ato polos (hallah!!) . Ya, kepolosanku tak mampu mendeteksi niat jail Mas Indra, manager red ,dua hari lalu. “Han*, ini untuk uji kekuatan. Kalo kamu bisa memutuskan tali ini dengan sekali sentakan berarti kamu kuat,” katanya sembari memberikan [...]
Ujian
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 22, 2008 | 3 Komentar »
“Q, apa artinya iktasaba?,” tanyaku pelan setelah mendengar salah satu penguji berkata “wa maktasabuu fii attadriis”
“Mendapatkan,” kata QQ tak kalah pelan.
“Eh, kalo “sajjil” apaan artinya?”. Itu setelah si penguji berkata “sajjil ma wajadta bla..bla..bla..”
“Uktub”
“Ooohhh….”
Manfaat Insiden Sanyo
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 19, 2008 | Leave a Comment »
Hi blogger….gimana kabar Anda hari ini? semoga luar biasa, dan selalu dalam lindungan Allah SWT
Btw eniwe baswe, kemarin (18/9) aku tak hanya dibikin bingung karena harus melunasi kekurangan uang furniture yang aku pesan di Tulungagung, tapi juga puyeng karena krisis air di rumah. Whew! ini karena sejak (17/9) air dari [...]
Gw PuYENG negh….
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 17, 2008 | 2 Komentar »
ANUGERAH atau MUSIBAH.
Juli lalu, aku pulang ke Tulungagung. Selain untuk mengobati rasa kangen dengan keluarga, aku memutuskan untuk memesan furniture kepada salah satu pemilik mebel yang kebetulan adalah teman bapakku. Bukan karena di Malang tak ada toko mebel, sebab amat sangat banyak di sini. Alasan pertama dan utama sich, aku berharap mendapatkan special price [...]
Hape dan Jari (ku)
Diposkan dalam My Feeling, ceRITA tenTang Aku pada September 16, 2008 | 3 Komentar »
Sejak selasa (16/9) kemarin, aku resmi menjual Flexi Phone “Paket Ramadan”. Cukup senang sih, hari pertama jualan, 10 handset terjual tak lebih dari lima jam (padahal ya cuman berani ambil 10 handset itu aja. more than that, masih belum berani spekulasi. maklum lagi Rp 0 modal).
Hari ini, aku kembali mengambil 20 Flexi Phone, dan semoga [...]
Flexi Phone
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku, Label HP CDMA Warna pada September 15, 2008 | 1 Komentar »
Many thx to maz Sueb, yg dah ngedesainin brosur bwt Nyiru Savira…
hayooooo, sapa mo HP CDMA Warna yang murah meriah……..
.:: Buk-Ber ::.
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 15, 2008 | Leave a Comment »
Seperti tahun-tahun sebelumnya, sejak 2002 lalu, aku selalu menghabiskan waktu buka puasa di kantor. Berbuka bersama rekan-rekan, diiringi canda tawa -dan sesekali saling ejek karena harus menikmati menu buka puasa tanpa keluarga.
Alhamdulillah sejak tiga tahun terakhir ada salat berjamaah sekaligus tarawih di musala kantor. Yaaa, meskipun terkadang rasa males menghinggap, paling tidak acara Ramadan tidak [...]
Doa (tentang) Kematian
Diposkan dalam ceRITA tenTang Aku pada September 15, 2008 | 2 Komentar »
Imam Ali Zainal Abidin as. diberi gelar As-Sajjad (ahli bersujud), namun simak doa beliau tentang kematian:
Ilaahi, kepadaMu aku berlindung dari habisnya usia sebelum aku siap sedia…
Siapa gerangan yang keadaannya lebih jelek dari padaku,
Jikalau aku dipindahkan dalam keadaanku yang seperti ini ke kuburan,
aku belum menyiapkan pembaringanku,
belum menghamparkan amal saleh untuk tikarku.
Bagaimana aku tidak akan menangis, [...]
Pembagian Zakat Menewaskan Puluhan Orang
Diposkan dalam My Thoughts, Label Islam, Malang, Pasuruan, Zakat pada September 15, 2008 | 2 Komentar »
Saat membuka kompi dan onlen sekarang ini, saya baru saja mendapat informasi tentang musibah pembagian zakat di Jalan dr Wahidin Pasuruan yang mengakibatkan 20 orang meninggal!. Beberapa rekan bergegas untuk berangkat langsung kesana, dan saya, hanya bisa berucap Inna lillaahi wa Inna Ilaihi Raajiuun.
Zakat. Pembagian zakat (zakat fitrah dan zakat maal), adalah aktivitas positif [...]
Masa Lalu & Cerita Penghubung
Diposkan dalam My Feeling, My Thoughts, ceRITA tenTang Aku, Label Manajemen Diri, Masa Lalu, Motivasi pada September 14, 2008 | Leave a Comment »
J : If the time could be turn back, what d u want to be change?
Mom : nothing
J : I mean, if u did a big mistake…that affects to ur life, d u want to change it?
Mom : No!
J : Why?
Mom : Coz I cant learn something If I didnt make a mistake
Kalo gak salah, [...]
Pandanglah Adamu sebagai Isyarat AdaNya
Diposkan dalam Cinta, Tuhan, ceRITA tenTang Aku, Label Allah, Indah, Tuhan pada September 14, 2008 | Leave a Comment »
Jangan menyembah jika tak tau yg disembah,
jika engkau tak tau yang disembah akhir
cuma menyembah ketiadaan…
suatu sembahan yang sia-sia…
Janganlah memuja jika tak menyaksikan yang dipuja
sia-sia orang yang memuja tanpa kehadiran yang dipuja…
walau Tuhan tak di depan kita,
pandanglah adamu sebagai isyarat adaNya
Inilah makna diam dalam tafakur,
asal mula segala kejadian menjadi nyata…
*) terima kasih untuk kiriman kalimat2 [...]





