Ahlan wa Sahlan… Welcome… dan…. Selamat datang di blog ini…
Saya pernah membaca novel The Blue Nowhere, mengisahkan tentang berbagai peristiwa yang mungkin terjadi di dunia maya, khususnya kejahatan karena kita dapat bertemu siapapun, dari ras apapun, dan dari belahan dunia manapun, tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Bahkan tak sedikit kejahatan di dunia nyata dikendalikan dari The Blue Nowhere. ‘Warga’ dunia maya dapat menjadi siapapun yang dia mau, bahkan jika itu peran yang tidak dapat dia mainkan di dunia nyata.
Laki-laki bisa berperan menjadi perempuan tanpa harus takut mendapat cemoohan, sindiran, atau hinaan dari masyarakat, begitu juga sebaliknya. Si pendiam berubah 180 derajat menjadi sosok talkactive, cerewet, banyak omong, sikap yang amat sulit dilakukannya dalam keseharian. Begitu juga yang introvert (tertutup), dapat berbalik menjadi pribadi yang sangat ekstrovet (terbuka), ketika melanglang buana di dunia maya.
Ketika menulis di sini, saya berpikir dan membayangkan ‘akan menjadi siapakah saya’. Beberapa nama dan sosok kepribadian tertentu mendadak muncul di benak, terutama karakter yang saya impikan. Tapi kemudian, saya teringat betapa sakitnya hati saat dibohongi, meskipun oleh orang yang baru saya kenal.
Saya tak ingin disakiti dan dibohongi, jadi saya mencoba untuk tidak menyakiti dan membohongi orang lain, termasuk Anda. Lagi pula, berbuat jujur tak susah untuk dilakukan, juga bukan aktivitas yang membutuhkan biaya besar dan menguras energi.
Ehm…..prolog yang lumayan panjang ya
Sesuai dengan alamat blog ini, nama saya Dewi Yuhana, lahir di Desa Mirigambar, Tulungagung, Jawa Timur, 26 Oktober 1980. Anak kedua dari pasangan HM Hadi Samiran dan Hj Muslimah.
Saya menyelesaikan sekolah dasar di MI Nurul Islam yang berlokasi tak jauh dari rumah, dengan prestasi yang cukup bagus, lumayan sering dapat juara satu atau paling apes merosot di posisi tiga. Beberapa kali mewakili sekolah dalam aneka lomba, mulai dari lomba qori, salat, cerdas cermat, sampai Pramuka. (tapi kok ga menang2 juga ya? hueheheh2, gara-gara saya wakilnya kali ya
)
Lulus tahun 1992, saya meneruskan ke Pesantren Putri Pondok Modern Gontor, di Desa Sambirejo Mantingan Ngawi Jawa Timur. Pilihan ke Gontor, jika boleh jujur, merupakan ‘kecelakaan’ menguntungkan. Berawal dari Dewi Yuhana kecil yang nakal dan bandel, yang mencoba menguji kasih sayang orang tua dengan meminta mereka untuk memasukkannya ke pondok. Dengan harapan, orang tua melarang dan memohon (dengan sangat) agar si bandel tidak ke pondok dan tetap sekolah di dekat rumah saja.
(itu skenarionya….)
Pilihan awal yang muncul adalah Pondok Kunir di Blitar. Maklum, sebagian besar remaja di lingkungan desa adalah santri dan santriwati pondok tersebut. Tapi kakak saya, Prim Masrokan Muthohar yang usianya terpaut tujuh tahun, menyarankan untuk memilih pondok yang berlokasi jauh.
“Kalau mondok di dekat rumah, sama saja ndak mondok. Nanti sering pulang, lebih baik cari yang sangat jauh, Jawa Tengah atau lainnya,” katanya.
Mendengar nasehat itu, saya teringat cerita tentang Gontor yang pernah saya baca dari salah satu buku yang dibawakan bapak. Saya kecil temasuk anak yang suka membaca buku cerita. Sehari, saya dapat menyelesaikan satu buku, bahkan lebih. Hobi ini didukung pekerjaan bapak yang seorang guru dan sering membawa (meminjamkan) puluhan buku dari perpustakaan sekolah di tempat dia mengajar. Nah, salah satu buku yang dibawanya menceritakan tentang alumnus Gontor (seingat saya, gaya tulisannya seperti cerita pendek, cuma saya lupa judul bukunya
).
Awalnya, saya mengira Gontor hanya nama pondok fiksi. Tapi berita tentang Pondok Gontor yang dimuat di majalah MA, sebuah majalah khusus guru, menjadi bukti bahwa Gontor memang nyata adany. Karena itu, saya ngotot dan meminta bapak dan ibu agar menyekolahkan saya ke Gontor. Bapak menjawab rengekan saya dengan pertanyaan “Apa kamu serius?” dan saya jawab ‘ya!’.
Tanpa banyak kata, bapak mencarikan informasi tentang Gontor yang ternyata membuka pendaftaran di bulan Syawal. Usai lebaran, beliau menunjukkan brosur pendaftaran ke Gontor yang saya sambut dengan perasaan super duper sedih. Huwaaaaaaaa……bapak dan ibu sudah tidak sayang lagi, mereka tega dan begitu mudah merelakan kepergian sayake pondok. Menurut logika Dewi kecil, jika mereka benar-benar sayang, tentu tidak akan mengizinkan keinginan pergi jauh dari rumah. Ternyata? (uh, permintaan iseng kok dibikin serius. MenyebaLkan!).
Meski begitu, saya kecil sudah memiliki gengsi tinggi. Tak mungkin menjilat ludah dan menganulir pernyataan yang sudah saya lontarkan dengan tegas. Jadilah kami berangkat ke Gontor ![]()
Well, sebenarnya ada banyak cerita menarik (menurut saya) dalam perjalanan ke pondok dan selama belajar di sana, tapi tidak akan cukup saya tulis dalam satu bab.
Secara singkat, saya menjalani kehidupan di pondok dengan cukup lancar. Awalnya saya ditetapkan masuk di kelas 1 C (eksperimen), atau kelas satu untuk lulusan SMP/MTs sederajat, padahal dirikyu kan baru lulus MI?! (sederajat dengan SD). Waah, berarti loncat kelas? asiiik
Jika waktu itu saya tidak jujur dan mengaku terus terang masih lulusan MI, mungkin saya bisa menyelesikan masa studi di pondok dalam waktu empat tahun. Lumayan kan?!
Tapi hati nurani menjadi pemenang. Saat ustadz yang kasih pengarahan bertanya dengan setengah bercanda siapa di antara kami yang masih lulusan SD? tangan saya terangkat dengan otomatis…dan.. Yes!, saya dikembalikan ke habitat “dimana seharusnya berada”, di kelas 1 C (kelas biasa).
Meski bukan yang terbaik, prestasi selama di Gontor Putri tidak terlalu mengecewakan. Naik ke kelas dua hingga lulus, saya selalu masuk di kelas B. Sebagai gambaran, Gontor Putri di masa saya menerapkan system kelas unggulan yang dibedakan dari kelas B, C, D, dan seterusnya. (nah, kayaknya nich…..saya bisa masuk di kelas B karena “kecelakaan” juga
)
Saya juga dipercaya menjadi pengurus sejak tinggal di rayon hingga kemudian terpilih sbagai pengurus pusat di Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM).
Ehmm, apalagi ya? saya juga mendapat amanah menjadi ustadzah (guru) kelas sore selama tiga semester (meski rata-rata setiap siswa biasanya diberi jatah satu semester). Ketika ujian ‘amaliyah tadris’ (praktik mengajar) saya ditunjuk menjadi contoh pertama di kelompok (nah, tentang penunjukkan ini, saya sama sekali tidak tahu pertimbangan para guru. Apakah menjadikan saya contoh karena menganggap mampu, atau mencoba menghukum dengan cara berbeda).
Apalagi, materi pelajaran yang harus saya sampaikan cukup sulit, Usul Fiqh untuk kelas 3 B, padahal teman saya lainnya dapat pelajaran Mutholaah atau pelajaran yang “gak terlalu memerlukan pemikiran serius” untuk kelas dua atau bahkan kelas satu.
Hanya sayang, ketika lulus saya tidak termasuk siswa terpilih yang dipilih untuk mengabdi di pondok (mungkin, karena saya yang terlalu bandel). Kebijakan pondok yang memutuskan saya untuk mengabdi di ISID, sempat meruntuhkan ego saya sampai ke titik nol. (Pikiran itu berubah saat ini, membuat saya percaya setiap peristiwa mempunyai hikmah tersembunyi dan menjadi hal terbaik)
Setelah itu, dengan alasan yang tak mungkin saya tulis di sini, saya memohon dengan sangat kepada KH Sutadji Tajuddin, MA untuk dibebaskan dari kewajiban mengabdi dan melanjutkan kuliah ke Jurusan Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun 1998 (Ustadz.. miz u so much!).
Sama seperti saat di pondok, saya juga bukan mahasiswa terbaik saat kuliah (sebab saya berpandangan bahwa khoirul umuuri ausaathuha, jadi nggak perlu harus menonjol dan menjadi mahasiswa teladan. He3..alasan gak masuk akal!!
). Tapi yang jelas, IPK saya selalu nggak pernah jeblok kok.
Selama kuliah, saya aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Psikologi UMM. Mengawali sebagai anggota, dipercaya menjadi pengurus, mulai dari Ketua Bidang Kewanitaan, Sekretaris Umum, PJ Ketua Umum HMI Koms Psikologi UMM, dan Direktur Keuangan Lembaga Pengelola Latihan (LPL) HMI Cabang Malang. (wah, ternyata panjang juga tulisan ‘about me’nya).
Ehmmm, saya takut anda bosan membaca. Jadi diakhiri saja deh. Yang jelas, kegiatan saya saat ini adalah belajar menulis, di sini, di blog ini. Oia, satu lagi, jadi PEDAGANG BAJU. So, kalo Anda sedang mencari baju koko ex. Preview By Itang Yunasz, call me deh… ehmmm satu lagi sedang berjuang membesarkan NYIRU SAViRA.



wi, lumayan, aku mau belajar nulis juga, ajarin ya
sama sekali gak ngira wajah lu skrg bisa di liat bnyk orang. kaef khaluki? aku jadi ingat tempo doeloe. kamu skrg dimana wi? dah dpt momongan brp? afwan kl nerocos dan kurang sopan.
Kiki, ofcourse lah…kita saling membantu ya…
Supriadi: walaaah, klo aku dah punya momongan, pasti dah aku display foto2Na di sini….
So, karena belon, yaaa just my pic aja. doain ya….cepet dapet momongan (eh, sebelum itu berarti doain cepet kawin) he3…
bagus………….Gontor it pondok modern …makanya
cobak cobak pondok kesana……
Sya sudah alumni ,,kunjungi WEBSITE ku di liedsaira.blogspot.com
Assalamualaikum Wr Wb
Salam Kenal
…..
Yah.. sebuah perjalanan hidup yang menarik, sehingga harus ditulis sepanjang itu. Saya termasuk yang cukup betah berlama-lama menyelesaikan membaca riwayatmu dulu. Hemm.. Tidak ada sesuatupun yang sempurna di dunia kecuali DIA-lah YANG MAHA SEMPURNA. Terkadang ada hal-hal yang tidak bisa kita selesaikan, tetapi terkadang itu juga lebih baik daripada seumur-umur kita menghabiskan waktu untuk menyelesaikan hal-hal yang tidak pernah dapat kita selesaikan dengan baik. Mubazir itu namanya. Sukses dech.. Sampai ketemu..
Hmmmm….. salut deh, Wi. Kapan2 kasih bocorannya donk! Aq jg pingin lho belajar nulis.
BTW, nt msh ingat aq ga’ ya…? Aq kakak kls nt. Nt msh ingat Diaris, ga…? Aq dl satu skolah ma dia, nularin ilmu en nyari ilmu lagi…
Kiki…? Faridatur Rizqiyah or Kiki Jember, ya?
Lieda & Usman Arif, salam kenal ya…
Kalo Lieda di Malang, mampir aja ke tempat tinggal sementaraku di Jalan Bareng Tenes 4A nomor 579..
Risalah Hati > Tenkyu untuk commentnya.. *menurut saya, tulisan di atas masih belom panjang loh, soalNa masih mengupas satu keping kecil dari perjalanan hidup saya*.
Ella Yahya> kakak kelas ya? marhalah 97 ato sebelumnya?. Waduh mbak, sori dori mori stroberi deh, lupa nich… coba ada pic-nya si mbak, pasti langsung inget dech. Kalo Diaris, ya inget donk! wong se marhalah. Yang di atas itu, Kiki Jember, dia sekarang kan nDosen di UIN Malang…
To All, keep contact ya…
Thx a lot dah mampir di blog ini..
yahuu….
ketemu alumni juga ni…
kaifa khaalukum ya ukhti??
kapan-kapan dateng ke ma’hat lagi ya…kali aja bisa jadi motivator temen2ku yang masih setengah2 di ma’hat… ya…please…
Assalamualaikumm
kaifa hal?, begitu biasa anak pondok menyapa.
Kami mengundang anda untuk mengikuti polling dan beberapa masukan untuk memperjuangkan nasib pekerja Indonesia di Qatar agar lebih mendapat perhatian.
polling bisa di klik http://mamagol.blogspot.com
adapun berita juga dapat diklik http://mamagol.wordpress.com
jazakillah khoiran katsiron sebelumnya
dan berjumpa lagi di gontorians
info baru, sekrang blog ane 1-1nya cuma yang wordpress, yang di blogspot ane buang. ngurus 1 aja repot apalagi dua, dukung kontra poligami
>>>lOh, klo dah di wordpress, kok URL-nya masih ditulis yg di blogspot? diganti donk mas..
Mba’ Dewi aku juga pernah loh masuk Gontor tahun 1994. Tapi aku gak sampe lulus trus berhenti waktu kelas 3. Tapi Mba’Dewi kenal gak ma kaka aku Raini Imelda
>>>Raini Imelda?? ya kenal dunk…….
salam bwt ur sis ya….
Terimakasih ya udah dikunjungi balik.
Saya link ya
>>> sama2 mba… di-link? boleh lah…
Terkadang apa yang kita kehendaki tidak selalunya juga menjadi kehendak Tuhan.. beruntunglah bagi mereka yg senantiasa berpegang teguh pd ajaran Islam.
salam (sungkem) saya buat Bpk HM Hadi Samiran seklurga..
tentunya beliau amat merasa bangga memiliki seorang anak yg solehah sptmu, demikian juga harapan bagi setiap orang tua.
mudah mudahan kesuksesan yg kamu raih saat ini bisa bermanfaat untukmu dan juga keluargamu khususnya dan masyarakat pd umumnya. amin
rindu waktu kecil..
rindu suasana desa..
rindu seruan adzan dr beliau, lima kali dlm sehari..
aku mengenalimu hanya di waktu kecil karena sebenarnya kita dilahirkan dr desa yg sama.
Alhamdullillah dan sukses buat kamu..
>>>> wadyuuuh, terima kasih sudah mampir di ‘rumah kecilku’ ini.
mmmmm, harus panggil mbak apa mas ya? (soalNa aku bingung, Awik itu representasi dari nama perempuan apa laki? maaf….). Sekalian biar aku nanti nyampein salamnya jelas githu…
Oia, seneng juga, ternyata ketemu sodara/temen yang dilahirkan dari desa yang sama di dunia maya. Btw, sekarang tinggal dimana ya?
Terima kasih untuk doanya…
Hay..mlm mba , i just want 2 say hello coy this my 1’st time 2 around d MAYA WORLD… Key ?!? But tenkyu b4 if u dunt mind 2 be my friends.. Btw, mba yu krja dmana & dibid. apa.. !?! C u..
>> hi Dywinza, waah tadi aku buka ur web, lha kok profil perusahaan…. (?). ownernya apa kerja di sana to?…(eh, jadi ga bisa ngebayangin juga, Dwynza ni cew apa cow ya?…
Hay..mlm mba , i just want 2 say hello coz this is my 1’st time 2 around d DUNIAMAYA …u’r cmunnity… Key ?!? But tenkyu b4 if u dunt mind 2 be my friends.. Btw, mba yu krjaNA d!MaN a & DibiD apa. Ya !?! C u..
>>> hi… sore…(soalNa aku buka blog pas sore sich, xixixie….)
to be ur fren? waah, seneng banget dapet temen baru…
kak dew pha kabar, duh kayaknya anti lupa deh ma ana. Kak sibuk apa sekarang? mampir ke blogku ya, and sorry ana udah link duluan punya anti.
>>> Alhamdulillah, kabar baek non…
ehm… gak ngelupain kok…
gpp, blogmu jg dah aq link-in….
Blognya baguz banget…! and apalagi orangya ane begitu kagum, and smoga sukses slalu tanks…!
>>>Makaziiih Fadly,
Thx juga wat doanya… Amiiiin 999999x
eh, salam kenal ya…
btw, ur blog donk…..
Assalamu’alaikum Dewi alias Hana-mlg
( sesama Flexter Malang nehhh )
Sorry baru ninggalin koment malam ini,
keep in touch ya ….
>>> Wassalamualaikum….
Hi mba…gimana kabar? wah2, kapan nich bisa ketemuan n’ kumpul bareng ama anak2 Flexter yg lain yach?….
ditunggu loh….
assalamu’alaikum…asli Tulungagung ya mbak? setahun sekali saya selalu ke daerah Campurdarat, Tulungagung lho ke rumah nenek he..he….salam kenal dari saya
Minta bantuannya juga tentang blog ya?
Assalamu’alaikum
Mbak Dewi, saya sempat mampir di Blog Anda.
Cukup bagus, mungkin bisa ditambah dengan tips jurnalistik dan kepenulisan.
Salam untuk Mas Husnun, Mas Darno, Mas Mahmudi dll di MP.
Muhammad Zen
assalamu’alaikum ,
salam kenal dari saya . panggil saja aku huda,
agak malu-malu sih tapi kucoba untuk cari teman di dunia maya ini. sudi ya kiranya dijadikan teman.
mengenai tulisan aku paling suka yang berbentuk cerita yang berasal dari pengalaman nyata, karena di sana terdapat banyak hal yang perlu kita ambil hikmah, dan pelajaran dari cerita tersebut.
mungkin ,,,, kalau boleh ajari donk!! tips untuk menyalin peristiwa -peristiwa penting dari memori ciptaan allah ini “brain” dalam tulisan di blog. karena dari tulisan mbak, aku panggil “mbak saja ya ” walau situnya lebih muda satu tahun daripada aku. tapi lebih tua dalam hal tulismenulis dan hal lainnya, mungkin.
sekian, maaf bila ada yang menyinggung
wassalamu’alaikum wr.wb
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh..
Alhamdulillah dan terima kasih atas kunjungannya.
Semoga bisa saling berbagi manfaat dan Salam silaturrahim dari saya…
Wassalam
Have a nice day !
>>> Tenkyu…
have a nice day juga yach….
wah keren nie, alumni gontor rek!
bisa minta dajarin bahasa arab gak?
plisssssssssssssss………..
wew..lulusan psikologi ya..wah keren, bisa baca kepribadian orang
tolong baca kepribadian saya mbak? hehehe
salam
trims sudah mampir ke rumah saya Mbak Dewi
akhirnya punya banyak teman blogger juga.. oia, saya tunggu tips jurnalistiknya, sekalian mau belajar menulis yang baik dan enak dibaca ..
salam.
salam kenal ya mba….main main ya ke blog saya.
salam kenal dari Kang Ade from usa (urang sunda asli)
oh iya, iya neh saya suka jadi pelupa.
aneomen.wordpress.com.
nympang lewat
[...] Klik tertinggi dewiyuhana.wordp…simplychi.wordpr…chiw.wordpress.c…cintalaura.wordp…buanadara.wordpr…cintalaura.wordp… [...]
Salam taaruf aja ya Teh
wah kalo gitu kita pernah temu di kalimantan (balik papan) ketika kongres HMI dong ( dipaksain kali)
he, eee
wi da nikah lum
Assalamualaikum, saya silaturahim nich, blognya bagus dan menarik, sehabis muter2 sampe kemari, ditunggu kunjungan balasannya. Selamat berkarya dan sukses selalu.
Asslm Alaikum…
Awalnya saya mampir karena penasaran, ada cewek yang ngupas tema “blokir situs porno”. Ternyata pemikiran yang luar biasa berasal dari riwayatnya yang ternyata pun luar biasa.
salam
http://mahmuddin.wordpress.com
slm kenal mbak, mbak kok cantik banget ya…he,,..he…itu prolog atau makalah, kok panjang banget. bagi ilmunya dong, kayaknya mau deh saya jadi adiknya mbak. kunjungi ya blogku. liat foto tengah itulah aku.
huahahah, ujung ujungnya ternyata anak psikologi dan anak HMI juga.
persentuhan dgn anak psiko UMM waktu dulu ngurus Kadiksuh - Kakak Adik Asuh di Unibraw, kalo HMI sempat ikutan dari 96. Ujung ujungnya sibuk di kegiatan penelitian. ngejar ngejar pimnas via LKTI dan LKIP.
سلام الله عليك
Seru juga baca kisahnya, bikin hati dag dig dug. Soalnya sy jd ingat ketika juga mulai mengalaminya sekitar 18 tahun yang lalu di Gontor Putra, meskipun 1/2 tahun sebelum menyelesaikan studi akhirnya saya berhenti karena sakit.
(Puuiih…. akhirnya keluar juga kata-kata ini…
Saya jadi ikut bangga dengan website ukhti ini, gak tau napa. He…
Sukses selalu. Khoirunnas, anfa’uhum linnas…..
mbak, morotuoku teko Gandong bandung, salam kenal. sekarang jadi orang kaliamntan tengah, krasan sih di kalteng, orangnya baek-baek
saya link diblog saya yah?
assalamualaikum. asik juga baca kisahnya. Saya salut dengan website ini. Saam kenal and semoga sukses terus, amin.
Senang membaca deskripsi profil Mbak.
Semoga Allah selalu memelihara Mbak lahir batin.
Tabik!
Ass. Salam Kenal. Ana alumni 2000. Ukh, ana seneng lihat2 blog antum sekalian reunian gituu apalagi do alumnigontorputri. antum alumni UMM malang yah, bisa tanya2 ga. Ana ada niat buat s2 di sana kira2 ada jurusan tafsirnya ga n biayanya berapa? Syukron
nice to meet u…
keep contact yeah…..
gimana sih cara nya qt klu mau gabung ma mahasiswa yg brada di luar negri……?
Mbak Hana
Terima Kasih untuk ucapannya, saya masih baru dalam dunia per-blog-an. Melihat tulisan-tulisan di blog ini yang sudah banyak dan komentar yang tidak kalah banyak, rasanya saya perlu belajar ke Anda…
salam kenal aja deh……………..
mampir2 y…..
Wah… panjang sekali….. bacanya bisa 2 jam di warnet, hahahaha
Hallo Wi,nich dr tonggo dw..,he..he.. waah gak nyngka anak mirigambar punya situs web..,bravo buat u ya Wi.. tp ojo lali nek pas dirumah tetep denger 100.5 Angling Darma Fm. Ceeileeh…,numpang promo..he..he..he..
wah …….hebat….subhanallah……..semoga silaturahminya mejadi jalan kebaikan ya…amin…GUS MARIO
Salam utnuk semua warga MADIUN di mana aja berada yaa….
Ohhh aktivis islam neh…. sukses selalu…. Salam kenal dr jauh…
Yaa ellaah wi,yo tonggo utara agak ketimur depan ki dalang Sun Gondrong… he3x…
uih..rame..rame, salam kenal ya…cantelin blig ku ke “Lihat Blog Laen” donk…biar ketularan pinter menulis kaya non dewi..
yah,,,d tunggu kunjungan balik nya
aslkm
eko ketinggalan dengan mbak ini kaya nya aku harus banyak belajar, salam kenal dari eko kalau sudi kira nya dapat mampir di blog nya eko yang masih acak-acakan alamatnya
http://eko13.wordpress.com
http://eko.coolpage.biz
namanya juga baru belajar, mau tau dong gimana cara buat tulisan arabnya, bodohnya aku
waslm
aslkm
salam kenal dari eko
aku orang lampung tapi pernah mampir ke malang tepatnya di UNM baca buku di perpustakaan trus pulang
mampir ya ke blog ku
eko13.wordpress.com
wslm
Assalaammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh..
Dengan segala kerendahan hati… saya ingin banyak belajar dari anda… Mudah-mudahan anda mau ….
(Walah… datang-datang terus “nodong” ya….)
Jazakillah khairan katsiran…
Waalaikusalam warrahmatullahi wabarakatuh
Silahkan mampir ya di…. Rumah
saya
salam kenal mbak …
akhirnya sampe juga di blognya ukhti, salam kenal ya.
da resep buat jaga stamina ga, kayaknya ukhti fit terus…?
Wah, Mirigambar itu masih masuk wewengkon Tulungagung to? Tak kira sudah masuk Blitar. Salam kenal dari Tulungagung bagian selatan…
ak terlalu ngelantur ya…