Pengalaman Pertama


Sebagian besar kaum cewek pasti suka dengan segala perhiasan cantik seperti cincin, gelang, kalung, anting, de el el. Aku termasuk di antara mereka. Kalo sudah ngeliat aneka koleksi perhiasan itu, baik yang dari emas, perak, ato yang dibuat dari bebatuan dan pernak-pernik lainnya, langsung deh aku jatuh cinta.

 Kesukaanku terhadap perhiasan ini sudah ada sejak kecil. Dulu, aku selalu meminta perhiasan yang sama dengan yang dipake ibuku. Bahkan, aku pernah meminta anting panjang yang dikenakan oleh tanteku. Karena anting model seperti itu susah ditemui di toko emas di Tulungagung (tanteku tinggal di Balikpapan), akhirnya dengan kerendahan hati bapakku membeli anting tanteku itu. Dan dengan kerelaan hati, si tante yang cantik itu pun mengirimkan antingnya kepadaku. He3…

Ah, klo diceritain yang lain, amat sangat memalukan diriku… jadi mending di-keep aja. Mungkin lain kali aku sudah berani malu dan membuka kelakuan ‘buruk’ku semasa kecil. Oia, sampai sekarang, aku masih sering banget lapar mata klo ngeliat perhiasan. Karena itulah, atas kesadaran sendiri (duh, segitunya ya….), aku mencoba untuk belajar merangkai kalung dan gelang dengan membeli bahan-bahan dasar di toko.

Sabtu lalu (1/9/07) lalu, aku pun berbelanja di Toko Citra yang ada di perkampungan Arab Malang. Membeli bahan kalung, tali, tang untuk memelintir paku untuk kalung (ribet banget ya?!), dan masih banyak lagi lainnya.

Dengan semangat, aku langsung mencoba merangkai kalung sesuai dengan desain yang ada di kepalaku. Tapi dasar amatir, ternyata aku membeli bahan yang terlalu nanggung. Jumlahnya terlalu sedikit, hingga tak bisa dibuat dan dirangkai menjadi seuntai kalung. He3…

Meskipun begitu, pengalaman pertamaku merangkai kalung ternyata mampu memberikan debar-debar bahagia di hati. Rasanya, aku seperti melakukan sesuatu yang besar, yang akan mengubah hidupku ke depan. Mmmmmm….smoga aja aku memiliki simpanan segudang kesabaran dan ketelatenan untuk tetap meneruskan misi membuat kalung sendiri. Sapa tau, dari coba-coba ini bisa menjadi lahan bisnis menguntungkan. Yach, sapa tau kan?!….

2 responses to “Pengalaman Pertama

  1. Trus masterpiece-nya mana? kaseh unjuk laaaaahh… sapa tau aja ada yang minat, kan bisa join buka bisnis baru tuh…

    Huahahahaha… 😀 😛 😀 😛 😉
    master piece apaan?, pas nyoba pertama trus ngerasa susah, gw langsung give up…
    blon pernah nyoba lg mpe skarang…
    yach, maybe…2morrow lah, gw nyoba lagi *maybe yes, maybe no ;-)*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s