Award


Sabtu, 08 September 2007  

Malam ini, pukul 19.30, PT Telkom Kandatel Malang melaunching All About Rp 49, alias program Ngobrol Interlokal Tarif Lokal di seluruh area di Jawa Timur. Sebelum acara, aku sudah ditelepon oleh Mr Wito, yang biasanya aku panggil Si mBah *he3… kira2 beliaunya syempet mampir n’ ngebaca blog ini nggak ya? I don’t think so, dengan kerjaan yang bejibun, kayaknya sich si mbah Bondet ini gak bakal punya waktu utk sekedar ngelirik my blog dech. So, thx God!* , yang meminta diriku untuk tidak mengenakan baju resmi Flexter (komunitas pengguna Telkom Flexi).

 

“Pake baju biasa aja. Dandan seng ayu yo..,” katanya. Walah, aku kan wis ayu yo, nggak pake dandan juga udah cantik *Ini nih, keluar narsisnya!!. Ya sapa lagi yang muji diri sendiri kalo bukan kita. Lagian bangga menjadi diri sendiri juga menambah rasa pede kok, bener gak neh?*.

 

“Oke lah mbah!,” jawabku.

 

So, jadi lah aku ke Matos dengan baju biasa alias non seragam. Usut punya usut, ternyata diriku termasuk salah satu penerima Award, –waduuh, pake istilah award! Jadi kayak seleb aja. Maklum nich, ambisi pengin jadi seleb tapi gak kesampean-, bersama dengan lima penerima penghargaan pelanggan setia Flexi lainnya yang datang dari berbagai profesi.

award-baru.jpg 

(aku -empat dari kanan- bersama penerima award lainnya)

 

 

Setelah menerima gift *yang waktu itu aku tidak tau apa isinya*, ternyata Miz MC memintaku untuk tinggal sebentar di atas panggung. She asked me kenapa kok aku pake Flexi. Dengan jujur, aku jawab kalo aku milih Flexi emang karena tarifnya yang murah. Besides, aku tergoda saat PT Telkom akan melaunching Flexi di area Malang Raya beberapa tahun lalu. Memang sich, dengan profesi yang aku jalani saat ini, memungkinkanku untuk mengetahui lebih dulu beberapa program yang akan diluncurkan sebuah perusahaan, termasuk Telkom.

 

Mmmm…, such as gud answer kan? Sampe kemudian aku ditanya ‘Apa sich kekurangan Flexi?’. Nah loh, musti jawab apa donk?!. Jujur, setengah jujur, ato boong aja?!. Bagaimanapun, aku kan penerima award? Jadi dituntut untuk berbicara bagus kan?. Selain itu, bukannya Flexi memang teman yang jujur sejak menit pertama?, so I have to answer honestly kan?. Jadi meluncurlah kalimat “Ya, sampe saat ini mungkin salah satu keluhan pelanggan Flexi yang paling banyak adalah drop call. Mungkin itu yang harus dibenahi PT Telkom”.  

award-1-baru.jpg

( ini pas lagi ngasih testimoni)

 

Yach, jawaban itu bukan untuk mendeskreditkan Flexi ato sebagai sebuah pernyataan yang kurang berterima kasih –padahal aku udah dikasih gift-. Tapi lebih sebagai sebuah jawaban ‘masukan dan kritik membangun’ agar kualitas Flexi bener-bener bisa ditingkatkan. Sekali lagi, ini bukan promosi loh. Tapi klo boleh jujur –seperti slogan Flexi- aku menerima banyak manfaat dari Flexi. Satu yang tak bisa dinilai dengan uang, adalah teman-teman baru yang memberi perubahan dan warna tersendiri dalam perjalanan hidupku –yang aku tidak tau sampai kapan akan aku jalani-.

 Oia, isi dari hadiah itu ternyata kaos Flexi –yang aku sendiri sudah punya banyak sekali setelah menjadi Flexter- dan satu handset CDMA. Thx God.

One response to “Award

  1. ehhmm ehmmm, kalau dapat penghargaan nggak harus terus kalau bicara tentang flexi harus yang bagus bagus. justru kritik terus ditunggu, supaya flexy bisa memperbaiki diri terus.

    tentunya bukan sekedar kritikan yang flaming. soalnya malah bikin bete saja 🙂

    Ehhmmm, he-eh, he-eh….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s