Naik Foker, Menyenangkan Kok…


Minggu, 9 September 2007 02.00 WIB

        Kriing, dering telepon di kosku berbunyi beberapa kali. Meski mata masih mengantuk, aku memaksakan diri untuk bangun dan mengangkatnya. Maklum deh, aku sudah bisa menebak siapa yang menelepon di pagi buta itu. “Mbak Dewi, siap-siap jam 02.30 ya, travelnya nanti datang jam segitu,” ucap seorang pria di ujung telepon.

“Oh, ya pak,” jawabku lemah. Gimana enggak bersuara lemah, aku baru memejamkan mata pukul 00.30, lalu dibangunkan satu setengah jam kemudian.

Travel tadi memang bukan travel iseng, tapi memang travel yang aku pesan untuk mengantarkanku ke Juanda. Sebagai catatan, aku seharusnya sudah berangkat ke Bali bersama rombongan dari kantor sejak Jumat (7/9) sore, tapi karena harus mengikuti acara launching Flexi pada sabtu malam (8/9), aku menunda keberangkatanku dan menyusul dengan penerbangan jam 07.00.
 

Ada cerita menarik yang sekaligus bikin aku deg-degan soal penerbanganku ke Bali minggu pagi itu. Jumat malam, Mr Ir, seorang teman menanyakan maskapai apa yang aku pilih untuk ke Pulau Dewata. Dengan spontan aku jawab Merpati. “Soalnya, temen kos ada yang pernah magang di sana. Jadi maskapai itulah yang muncul pertama kali,” kataku. 

“Sudah tau pesawat apa yang bakal dipake?,” lanjutnya.

“Waduh, belum tau ya, gak sempet tanya,” jawabku sembari langsung memencet nomor telepon kantor maskapai tersebut.

“Mbak, boleh tau ndak, pesawat apa yang bakal dipake ke Bali pada minggu pagi,” tanyaku.

“Foker,” jawabnya.

Mendengar percakapanku itu, Mr Ir dengan wajah serius langsung berkata, “Oh, nggak apa2 pake Foker, kalo jatuh ndak langsung nyungsep kok. Masih bisa meliak-liuk,” katanya. Deg, jantungku berdetak lebih kencang. “Masak begitu seh pak,” tanyaku.

“Iya, tanya aja sama yang pernah naik Foker,” tegasnya. Memang sich, aku bukan seleb, pejabat, ato pengusaha yang setiap minggu bisa pulang pergi naik pesawat. Dan meskipun kepergianku naik pesawat masih bisa diitung dengan jari, semuanya pake Garuda dengan Boeingnya *huehehe, aku naik Garuda gak pake duit sendiri lagi!*. Jadi, pas Mr Ir menakut2i aku tentang Foker, sempet keder juga.

Dengan segala pertimbangan, akhirnya aku membooking satu tiket Garuda dan mencoba untuk mencancel tiketku sebelumnya. Tapi sayang, si mbak yang ada di ujung telepon mengatakan bahwa tiketku merupakan tiket dengan harga promo. So, gak bisa dibatalin ato dipindah nama. Kalopun aku ndak berangkat, tiket itu akan hangus. Duh, mubazir banget kan? Dengan duit segitu, bisa kasih makan berapa kaum dhu’afa, masak mau aku sia-siain hanya karena takut Foker. Dan bismillah, aku memutuskan untuk berangkat.

Bandara Juanda Surabaya

Travel sudah sampai di bandara pukul 04.30. Masih ada banyak waktu sembari menunggu boarding pass. Aku mencari musala sambil menelepon beberapa teman di Malang *mumpung ada tariff Rp 49 untuk telepon interlokal dari Flexi*. Usai salat, menyegarkan diri dengan berdandan, aku berkeliling bandara dan langsung masuk. Tapi karena masih ada banyak waktu sebelum pesawat diberangkatkan, aku kembali menelepon beberapa teman untuk sekadar membuang rasa bosan menunggu.

Sampai akhirnya, pengeras suara mengumumkan keberangkatan pesawatku.Ketika pertama kali melihat dan masuk ke pesawat, aku langsung mencari pintu darurat, dan langsung pake set belt sebelum disuruh.

Saat diumumkan bahwa pesawat akan take off, hatiku sudah dag, dig, dug *mungkin kalo bersuara, pasti sekeras suara bedug masjid* menunggu sesuatu yang tidak enak akan terjadi. Eh, sampe pesawat di udara, Alhamdulillah, hal-hal buruk yang aku takutkan sebelumnya nggak terjadi.

Lagian, naik Foker juga masih nyaman kok. Dari pada harus antre untuk menyebrang ke Bali, duduk di bus berjam-jam, naik pesawat berbaling-baling itu jauh lebih menyenangkan. Ah, sugesti Mr Ir seharusnya tidak membuatku lemah hati.(*)

One response to “Naik Foker, Menyenangkan Kok…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s