Kemenangan Ramadan


Seiring dengan berlalunya Ramadan, kita sering berharap bahwa kita termasuk salah satu hamba-Nya yang dapat meraih kemenangan Ramadan. Kemenangan di sini, tentu saja bukan sekadar kemampuan kita menyelesaikan kewajiban berpuasa, ndak bolong atau mokel. Lebih dari itu, kemenangan di sini adalah kesanggupan kita untuk mengubah perilaku menjadi lebih baik dalam kurun waktu 11 bulan berikutnya, sampai kita bertemu dengan Ramadan kembali. Begitu seterusnya.

Saat Ramadan, kita mampu menekan amarah, mengontrol emosi karena sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa saat itu kita sedang berpuasa.
Saat Ramadan, kita dapat mengurangi kebiasaan mencela, bergosip, dan kebiasaan jelek lainnya karena kita tak ingin membatalkan puasa dan hanya mendapatkan rasa haus dan lapar.
Ketika Ramadan, kita sanggup beribadah lebih baik, lebih khusyuk, tepat waktu, dan bahkan menambah dengan ibadah sunnah karena berharap pahala dan berkah bulan suci ini.
Ketika Ramadan, kita merelakan sebagian harta untuk disedekahkan, disumbangkan, diinfaqkan, kepada mereka yang membutuhkan.

Dan masih banyak lagi perbuatan dan sikap baik yang kita lakukan di bulan ini, yang seharusnya juga dapat kita lakukan setelah Ramadan usai, sampai Ramadan berikutnya. Itulah inti kemenangan Ramadan yang sebenarnya.

Semoga, saya dan Anda semua termasuk mereka yang diridhoi Allah SWT untuk menjadi bagian dari para pemenang Ramadan. Amin….

One response to “Kemenangan Ramadan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s