Hukum Sang Maha


Apa yang sudah digariskan oleh sang Maha
tak akan bisa digoyahkan oleh hamba-Nya
Sekuat apapun sang hamba mencoba
sekeras apapun sang hamba berusaha
akan selalu terhempas, lepas, hilang….

****

Dulu, ada satu ayat (kalo enggak salah), yang diajarkan kepada aku dan temen-temenku di sekolah. kalo enggak salah lagi, gini bunyinya Walaa tamsyi fil ardhi marohan (dan janganlah kamu berjalan dengan sombong).

Tafsir dari kata sombong itu antara lain, nggak boleh pake celana ato rok yang terlalu panjang hingga menarik perhatian orang lain. Juga, dilarang memakai gelang kaki, apalagi yang berbunyi gemerincing.

Tapi ya itu dia, namanya manusia terkadang selalu mengikuti hawa nafsu, tak bisa mengendalikan keinginan lahiriah, padahal jelas-jelas itu dilarang. Thiz what I’ve done dua tahun terakhir, pake gelang kaki.

Beberapa bulan lalu, aku sudah diingatkan oleh sang Maha untuk mencopotnya, dengan patahnya salah satu bagian yang bergemerincing. Tapi aku cuek, dan tetap memakainya. Seminggu lalu, aku sudah diingatkan oleh ayahandaku, untuk berhati-hati karena dia memiliki firasat buruk tentang diriku. Aku bergeming, dan tak jua menyadarinya.

Sampai akhirnya, itu gelang kaki ilang ditelan air waterpark Surabaya. Semoga yang menemukan benar-benar sedang membutuhkan, apalagi harga emas lagi naik nich.

One response to “Hukum Sang Maha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s