Siap Menang Vs Siap Kalah, Mana Yang Paling Susah?


“Apapun hasil akhirnya, saya siap. Menang Alhamdulillah, kalah ya tidak apa-apa, belum rezeki”

Kita sering mendengar ungkapan di atas terlontar dari peserta kompetisi. Mulai dari kompetisi nyanyi tingkat RT, kelurahan, hingga yang masuk tipi, pemilihan putri kampus, duta wisata kota, sampai putri Indonesia, calon bupati dan walikota dalam pilkada, calon presiden di pemilu langsung, atau para calon wakil rakyat saat berkampanye di daerah pemilihan.

Terdengar menyejukkan dan menenangkan bukan? apalagi jika kalimat itu diucapkan sambil tersenyum didukung sorot mata ramah sebagai ajakan agar siapapun percaya bahwa pernyataan itu benar adanya. Senyum dan sorot mata ramah, adalah gerakan non verbal yang sebenarnya dibutuhkan oleh si pelontar pernyataan, karena besar kemungkinan ia sendiri belum percaya akan dapat menerima sebuah perubahan secara drastis. Baca lebih lanjut

“Mahasiswa Saling Serang, Rumah Rektor Diserbu”


Mahasiswa Saling Serang, Rumah Rektor Diserbu

Jika anda membaca Jawa Pos hari ini (30/03/08), yupz!! judul tulisan saya adalah judul salah satu berita di halaman depan. Saya bukan pakar Bahasa Indonesia, juga jarang menjadi siswa dan mahasiswa teladan yang memperoleh nilai terbaik di mata pelajaran ini. Tapi saat merasa ‘tertipu’ usai membaca beritanya hingga tuntas, saya mencoba berpikir dan mereview ulang pengetahuan terbatas tentang bahasa Indonesia di memory otak saya yang juga terbatas Baca lebih lanjut

Seimbang-Keseimbangan


Sewot?! yeah! itu yang aku rasakan saat mendapati halaman blogku kacau. Side bar yang seharusnya berada di samping tulisan-tulisanku di halaman depan (yang saat ini Anda baca) pindah ke bawah dan menyisakan ruang kosong yang tampak ‘aneh’.

Aneh, sebab ruang itu menjadikan komposisi halaman tak seimbang. Aneka warna huruf yang saya pilih, ternyata tidak dapat membantu ‘ketimpangan’ tersebut, bahkan meminimalisir pun tak bisa. Sekilas, halaman ini sebenarnya tampak normal, sehat, tak kurang suatu apa. Tapi kesan itu akan berubah saat Anda sudah mampir beberapa menit. Baca lebih lanjut

(kenapa) “Porno” Selalu Jadi Favorit


Jika Anda ayah dari seorang putri, relakah seandainya putri tercinta terjebak dalam pergaulan bebas…ternoda, dan terpuruk?

Bila Anda ibu yang memiliki seorang putra tampan dan gagah berani, ridhokah Anda masa depan cemerlangnya kandas karena kasus asusila yang ia lakukan?

Saya tak pernah mewajibkan diri untuk menulis di blog setiap hari. Saya menulis berdasarkan mood dan keinginan spontan saja (lah, wong ngeblog bukan pekerjaan yang mengharuskan saya untuk menulis kan?…). Ide dan tema tulisan biasanya berdasarkan pengalaman dan peristiwa yang saya alami sehari-hari dan pengamatan terhadap lingkungan sekitar, terkadang tentang isu dan berita yang sedang berkembang. Tak ada batasan, pun tak ada syarat tertentu. Baca lebih lanjut

Blokir Situs Porno, Setuju?…. ENGgaK… (?)


Banyaknya penemuan video porno yang dikoleksi oleh pelajar (dan juga dimainkan oleh anak usia sekolah 😦 ) membuat pemerintah berencana memblokir situs porno di internet. Itu yang dikatakan oleh Wapres JK beberapa waktu lalu.
Dengan ‘kekuasan’nya, pemerintah memang dapat memblokir situs-situs porno dengan melakukan penertiban di warnet-warnet yang tersebar di seluruh Indonesia. Atau bahkan mungkin pemblokiran secara nasional (bisa yach? dewi gaptek nich…yang tau monggo sharing info).
Yang menjadi pertanyaan saya adalah, apa sih target penutupan atau pemblokiran situs porno itu?
Hanya untuk menghalangi kaum remaja kita, penerus generasi bangsa agar tak dapat melihat, mengakses, ‘menikmati’, gambar mati ato gambar hidup super hot dan aduhai? Baca lebih lanjut

Terkunci di Kamar


           Beberapa minggu terakhir, kunci kamarku memang bersikap agak ‘bandel’, tidak langsung klik dengan ‘pasangannya’ untuk bekerjasama membuka pintu dengan cepat. Minimal, aku harus memutar kunci lebih dari 20 kali, baru kemudian pintu terbuka.

        Ih, ngeselin bangetz kan?. Tapi aku masih belum mau berpisah dengan si kunci, menceraikannya, lalu mengganti dengan yang baru. Yach, paling tidak aku mencoba menghargai dedikasi, dan pengabdiannya kepada pintu serta pemilik kamar sejak bertahun-tahun lalu. (entah sudah berapa tahun, sebab aku bukan pemilik asli kamar itu, ngekos je…. 🙂 )

        Keinginan dengan kenyataan terkadang memang tak dapat sejalan. Maunya sich, mencoba menghargai si kunci, tapi usia dan daya tahan ‘tubuh’nya yang memang sudah aus, memaksanya untuk menyerah. Dan pagi menjelang siang hari ini (senin, 25/3/08), si kunci ‘meninggal’ dengan mendadak dan membuatku kalang kabut.

        Bagaimana tidak kalut, lha kok sempat-sempatnya kunci yang kuhargai itu menciptakan kenangan yang tak kan pernah aku dan teman kos, ibu Tun serta tetangga di BaRNes melupakannya dengan mudah. Si kunci ternyata sudah menyiapkan melodrama penuh tangis (iiih, ini sih ditambahin aja, nggak ada yang nangis kok….trust me!..), tawa, dan perjuangan keras (loh?…) sebelum meninggalkan dunia  dan berpisah dengan pintu :-(.

Kunci mengurungku di kamar!! Ia benar-benar tak mau membukakan pintu meski aku sudah mencoba memutarnya berpuluh kali.

Bahkan saat aku membaca doa-doa dengan khusyuk, berharap dapat memudahkannya untuk bersatu dengan pintu, ia bergeming. (lah, soalNa yg terbaca doa sebelum makan, gara2 kelaperan tuuuuh, he3…. 😀 ). Baca lebih lanjut

Minyak Zaitun Menghaluskan Kulit


    Deskripsi cantik seharusnya memang tak hanya ditentukan dari bentuk fisik dengan kriteria tertentu. Namun bukan berarti Anda, saya, kita kaum perempuan ‘boleh’ menyia-nyiakan anugerah Tuhan. Menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh tetap dan mutlak dilakukan. Menjaga dan merawat tubuh adalah wujud dari penghargaan kita terhadap kecantikan yang sudah diberikan.

Bukankah kebersihan sebagian dari Iman?

Bukankah tampil cantik untuk suami mendatangkan pahala?

    Anda tak harus menyiapkan budget khusus, ratusan ribu hingga jutaan rupiah per bulan untuk perawatan ke salon. Sebab banyak produk low cost yang ternyata memiliki efek tak kalah dahsyat. Apakah kita telaten, atau tidak. Nah, salah satunya adalah Olive Oil atau minyak zaitun, yang selain dapat digunakan untuk memasak, diminum untuk kesehatan, juga memiliki khasiat kecantikan yang dahsyat.

Oleskan minyak zaitun ke seluruh tubuh. Bisa Anda lakukan sesudah mandi di pagi hari, sore, atau menjelang tidur.

    Di samping menghaluskan dan melembutkan kulit, minyak zaitun juga memberi efek hangat. Karena itulah, minyak ini sering digunakan untuk pelengkap massage di spa dan salon. Keunggulannya, ia tidak lengket dan cepat meresap.

    Minyak zaitun, menurut sebagian orang, juga diyakini dapat menjaga dan merawat keindahan rambut. Caranya, oleskan di rambut satu hingga dua jam sebelum keramas. Baca lebih lanjut