(kenapa) “Porno” Selalu Jadi Favorit


Jika Anda ayah dari seorang putri, relakah seandainya putri tercinta terjebak dalam pergaulan bebas…ternoda, dan terpuruk?

Bila Anda ibu yang memiliki seorang putra tampan dan gagah berani, ridhokah Anda masa depan cemerlangnya kandas karena kasus asusila yang ia lakukan?

Saya tak pernah mewajibkan diri untuk menulis di blog setiap hari. Saya menulis berdasarkan mood dan keinginan spontan saja (lah, wong ngeblog bukan pekerjaan yang mengharuskan saya untuk menulis kan?…). Ide dan tema tulisan biasanya berdasarkan pengalaman dan peristiwa yang saya alami sehari-hari dan pengamatan terhadap lingkungan sekitar, terkadang tentang isu dan berita yang sedang berkembang. Tak ada batasan, pun tak ada syarat tertentu.

Tulisan tentang ‘Blokir Situs Porno’ di posting sebelum ini muncul tiba-tiba setelah membaca imel di milis di gontorians, yang merupakan copy dari berita di Kompas. Saya tak pernah memiliki target atau keinginan untuk menjadikan tulisan itu masuk dalam top article dan blog saya mendapat kunjungan yang lebih tinggi dibanding hari-hari biasa. Ibarat peak season di hotel, okupansi blog saya sudah melebihi kuota yang ada karena tulisan soal ‘blokir situs porno’ ini.

Iseng saya intip artikel teratas di WP yang paling banyak diintip dan dibaca orang (entah memang dibaca beneran, ato hanya mampir karena nge-link ke tulisan tersebut), dan ternyata…dung..dung..dung…Anda pasti sudah tahu jawabannya. Yupz!, sebagian besar tulisan yang mengandung kata ‘porno’, ‘bugil’, dan kata-kata lain serumpun dengan keduanya.

Wow, itu berarti…..

Hal yang terkait dengan ‘porno’ dan antek-anteknya, ternyata masih menjadi pilihan favorit netter (yang berarti juga Anda yang ndak sengaja mampir ke sini…hayyyoooooo….ngaku dech 🙂 ).

Ingin melihat, membaca, atau sekaligus mendengar sesuatu yang ‘porno’, bisa jadi muncul tiba-tiba dan spontan dari benak Anda, hingga Anda memutuskan untuk mencari tahu lebih banyak. Nge-klik tautan ke lokasi yang menawarkan apa yang Anda cari, terlepas apakah akhirnya ‘sesuatu’ itu sesuai dengan yang Anda bayangkan dan harapkan atau tidak.

Keputusan untuk masuk dan ‘mengintip’ ke link tersebut merupakan bukti tepat bahwa ternyata Anda pun menyukai segala hal yang berkaitan dengan kata porno. Eits, jangan mengartikan tulisan ini bertujuan untuk menyalahkan penyuka pornografi. Saya ndak punya hak.

Pornografi terkait erat dengan kata seks, seksual, dan aktivitas seksual, meski kesannya cenderung negatif (nah, saya ndak sempat ngeliat definisi dan artinya di kamus besar Bahasa Indonesia, jadi yaa…ini sih kesimpulan saya sendiri loh. Kalo salah, mohon dikoreksi). Dan sebagai manusia yang dikaruniai kemampuan dan kemauan untuk berhubungan seks, sebenarnya wajar saja bila rasa ingin tahu seseorang terhadap hal-hal yang terkait dengan seks lebih tinggi.

Yang tidak wajar dan tidak diperbolehkan oleh syariat agama serta norma sosial adalah melakukan sesuatu yang berhubungan dengan ‘seks’ di luar yang sudah ditentukan. Siapapun itu, meski penganut free sex, atau bahkan pelaku langsung, saya yakin sebenarnya mereka sudah tahu hukum (dan akibat negatif) dari free sex. Sama seperti maling, perampok, pemakai sabu-sabu, yang tetap melakukan aktivitasnya, meski tahu dan sadar bahwa hal itu terlarang.

Hanya saja, aktivitas terkait ‘pornografi’ tak sama dengan kasus pencurian, perampokan, sabu-sabu, yang pelaku, korban, dan buktinya dapat dilihat, diamati, dan diamankan. Di kasus ini, korban tak dapat dengan mudah berteriak meminta tolong, atau bahkan tak dapat disebut pelaku-korban karena memang dilakukan atas dasar kesadaran untuk berbuat hal yang nyata-nyata terlarang. Bahkan, korban bisa berubah menjadi pelaku di kemudian hari, sebagai akibat dari pengaruh psikologis.

Nah,

Jika Anda ayah dari seorang putri, relakah seandainya putri tercinta terjebak dalam pergaulan bebas…ternoda, dan terpuruk?

Bila Anda ibu yang memiliki seorang putra tampan dan gagah berani, ridhokah Anda masa depan cemerlangnya kandas karena kasus asusila yang ia lakukan?

Eh, belom jadi seorang ayah dan ibu?! (he3…sama dunk!)….

Kalo kamu perempuan, cew, wanita, nisa, gadis, ato whatever lah sebutan lainnya, tentu mengharapkan pasangan yang mampu menjaga dirinya hanya untuk kamu… bener kan?

Lain lagi bila pembaca, pengunjung blog saya (baik yang sengaja bersilaturahim atau kesasar), ternyata berjenis kelamin lelaki, pria, cowok, rajul, saya yakin Anda memimpikan pendamping hidup, ibu dari anak-anak Anda seorang perempuan yang selalu menjaga kehormatannya sebagai sang ‘juara bertahan’ bukan tropi bergilir yang selalu berpindah dari tangan satu juara ke juara lainnya.

Whew, udah binun mo ambil konklusi seperti apa, tapi saya yakin Anda sudah memutuskan dan memiliki kesimpulan sendiri…. 🙂

22 responses to “(kenapa) “Porno” Selalu Jadi Favorit

  1. Assalamualaikum,
    Saya kunjungi blog ini bukan karena searching dengan keyword Porno lho :D, tapi berhubung anti kasih commetn di blog ane,Ane kunjungi lagi dech nih blog….Pokoknya i am Agree for block porno site…

  2. Mungkin salah satu alasan tambahan kenapa situs porno diminati adalah karena banyak gratis. dsamping yang berbayar dan full iklan tentunya

    yg bayar aja dicari, apalagi yg gratis ya?
    🙂

  3. ya mungkin karena memang pelajaran agama di sekolah sangat kurang sekali , jadinya ya itu tadi pikirannya dangkal semua
    maaf nich jadi emosi, abis eneg liat yang porno3 selalu dicari

    He3…cooling down….
    biAR ga teRus2an eMosi… 🙂

  4. dew, ternyata loe kenal sama papabonbon “Andrea Hirata wannabe” ntu ye? ugh.. pengkhinat!!

    Lah, gw BLon kENaL… (bisa jadi abis itu kenal 🙂 😀 😛 )
    mang sapa dia? *tuiNG..tuiNg..tuinG….*
    BinUN dech…

    tRus ni EriPAh, apa Dede?….
    tambah BinUN gw….

  5. kenapa yg disalahkan pelajaran agama di sekolah ? bukannya sudah sukses dgn program mentoringnya. lihat kampus umum, banyak ikhwan dan akhwatnya … sol … 🙂

    Tannnya kenapa ?
    🙂

  6. 🙂 emang orang di dunia maya ini aneh. Pokoknya aneh deh. kata porno [maaf] aja udah heboh,” Kata Si Parno dalam hati.
    Ketika kita dihadapkan suatu masalah apa yang kita liat itulah pikiran kita. Kecerdasan spritual + emosi (Emotional Spritual Quotient) cenderung diabaikan, pokok-e enjoy. Coba kita kembali ke God-Spot, manusia akan mampu melihat mata hati, mampu memilih dengan tepat, memprioritaskan dengan benar, melihat secara obyektif adil dan bijaksana sesuai fitrah dan suara hati . Sebuah suara hati akan mampu mendorong pikiran untuk menjadi suci dan bersih. Subhanallah kata yang dapat membangun kekuatan pikiran (repetitive magic power) yang akan menghilangkan pengaruh pikiran2 buruk yg menjadikan manusia buta hati. Tanamkan ESQ pada anak kita sejak dini. “Yang Terpenting Anak Indonesia Harus Selalu Tersenyum”

    🙂 🙂 🙂
    smoga suaRa hati dewi mampu mendoRonG pikiRan dewi untuk menjadi dan selalu suci serta beRsih,
    melihat secara obyektif, adil, bijaksana, dan mampu memutuskan yang teRbaik sesuai kehendak Allah Taala (yg terakhir dewi tambahin 🙂 )

  7. hmmm…parno ?. ya gitu deh. Secara manusia kayaknya wajar sih manusia suka yang kayak gitu tapi kita kan punya aturan. apalagi kalau kita yang merupakan penganut agama islam.Dan itulah tantangannya bagaimana kita melawan sesuatu yang emang diingini oleh diri kita tapi tidak diperbolehkan oleh yang punya kita.

    Dan seorang temanpun berkata : kalau udah ngak malu lagi dengan Allah swt…berlakulah sesukamu…..

    🙂 🙂
    emang, sesuatu yg dilarang itu semakin kuat godaannya

  8. Karena Kepuasaan yang di cari. Apa sih yang enggak,asalkan dahaga nafsu terpenuhi. Nikmatilah apa yang bisa engkau raih. Intiplah surga dunia itu. Belailah lah bidadari2 dunia. Rasakan sensasi keindahan dari porno itu. Sensasi nyata yang hanya bisa engkau nikmati hari ini (toh hidup hanya sekali). Tak ada hari setelah kematian, reguklah dunia.
    ——-
    yah kira-kira begitulah pikiran peminat pornografi sejati.

    loh, loh,kok ngerti pikiran peminat pornografi sejati yach? 😀 😛
    becanda kok….
    Makasih dah mampir ya…. 🙂

  9. Assalamualaikum,
    Memang itu kenyataannya, tp kembali pada masing2 orang, itulah pentingnya pendidikan agama agar bisa menjadi “rem”. Dalam agama Islam pun diajarkan bagaimana Islam memandang yang berkaitan dg kehidupan seks (porno), agar diambil sisi positifnya.
    Lam Kenal. Thanks.
    denmaswahyu.

    Waalaikumsalam,
    Salam kenal juga ya…

  10. Masalahnya, wanita masuk pada rating pertama dalam al-qur’an dalam urusan fitnah dunia. tidak salah kiranya kalu wanita mulai dulu sampai saat ini masih menjadi obyek lelaki. dan kaum wanita sangat menikmati dengan posisnya sebagi obyek. sehrusnya mereka berusaha agar tridak menjadi obyek kamu lelaki dengan cara menjaga nilai-nilai luhur yang di ajarkan oleh islam.

  11. ngomong apa yah?

    dah banyak komentar…

    blog aja yang porno..

    tapi apa bisa yah?

    salam ajah deh

    salam balik aja dech 🙂

  12. kekekeke..ilmu agama menjadi pera penting dalam mengatasi hal ini 🙂

    ehmm…
    ilmu agama, tetap menjadi ilmu kalo ga diterapkan…
    🙂

  13. Porno sebenarnya makanan apaan sihhh kok pade demen?
    hehehehe

    oke, kenapa porno jadi favorit? kata porno di ambil dari segala sesuatu yang berhubungan dengan xxx atau +++.karena segala kegiatan atau perilaku yang menjurus ke xxx yang katanya nikmat, dapat menghilangkan kepenatan & menegangkan itu bersifat naluriah dan alamiah, ya karena bersifat alamiah itu orang2 pasti dan akan selalu mencari keberadaan si porno itu, walaupun sekarang ada pemblokiran situs porno namun porno akan selalu tetap ada.

    hitam-putih…
    baik-buruk
    memang akan selalu ada
    komposisinya saja yang berbeda
    tergantung kita, manusia, ingin meramu dan meracik seperti apa… 🙂

  14. emang udah penyakit bawaan tuh mbak, dari pabrikannya emang dikasih nafsu sih, jadi ya ga aneh kalo pornografi jadi laris manis…

    hi Hoeda, salam….
    Yupz!! bener banget..tiap org memiliki nafsu,
    hanya saja, apa kita mau terus terjebak dan dikalahkan oleh nafsu? 🙂

    u bilang itu ‘penyakit’ bawaan..
    ada orang yang mau sakit2an terus?
    pasti semua pengin sehat, sampe berusaha sekuat tenaga dengan berbagai cara, dan meminum obat aja…
    gitu juga dengan nafsu…
    tak akan enak dan nyaman jika tak mampu merdeka darinya…
    makasih dah mampir… 🙂

  15. kita mah mampir ke seni karena fotonya yg punya blog keren. huehehehe.

    btw, di link dong blognya papabonbon … 🙂

    waduuuh…
    Orang naRsis, dibilaNg keRen..tambah naRsis dech 😀
    Oyi, bakal di-Link dech… ditautin BaLik ya Pap…eh Bon… 😛 😛

  16. biasa laki2 yg katanye anti porno denger kata me***, ngen*** langsung tutup kuping dan laennya itu adalah penjantan yg paling doyan mengintip cewek mandi dan pasti sk berpoligami jadi tuk kaum hawa hati hati….sama laki2 macam itu ya..!!

    whew!!
    ni yg kasih komen bener2 SabRIna ?

  17. PoRno…. hemm….
    sepertinya hal2 yg berbau porno pada zaman sekarang sudah menjadi tontonan yang wajar…. terus terang hampir disemua instansi swasta atau pemerintah….klo ana boleh zuzurrr…didalam hardisk komputer mereka sudah dapat dipastikan tersimpan baik secara terang2ngan ataupun sembunyi2 (dihidden) gambar2 & film2 parno. dan anehnya lagi terkadang mereka melihatnya bareng2 sesama mereka tanpa ada rasa risih walaupun disampingnya lewat seorang karyawan lawan jenis…. huh… tambah ancur klo gini yach….
    Bagi Qta2 yg masih punya rasa malu….langkah paling dini adalah jangan coba2 menyimpan file2 porno sedikitpun baik didalam pikiran atau hardisk Qta….apalagi memberitahu dan mengajak orang lain untuk melihat…. naudzubillahimindzalik….

  18. cranberies bilang animal insting, agama bilang haram, rasa ingin tau bilang penasaran dari kata sederhana penasaran berakar jadi ketagihan, ada temen yang lari dari masalah-larinya ya ke porno aneh kan, kalo situs atau film, pastinya dominan bani israil & kalo masalah fisik harus di akui mereka ada sdikit nilai plus, jujur gw benci sama bokep atau yg aga ksitu, tapi kebncian gw malah bikin gw penasaran, ancur gw, meanwhile iwan fals bilang jangan bicara soal idealisme jangan bicara soal runtuhnya moral mari bicara berapa banyak uang ditabungan kita sebrapa dahsyat nya ancaman yang membuat kita terpaksa kawin lari ,,,, hihihi
    cape deeeee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s