Cinta dan Air Mata


“Cinta tanpa air mata belum mencapai level tertinggi. Lagian kalo Aya nangis jadi keliatan seksi banget!,” kata Azam yang langsung disambut tawa tiga bersahabat itu

Masih inget sinetron Para Pencari Tuhan (PPT). Nah, jika Anda termasuk penggemar karya Deddy Mizwar ini, pasti Anda belum melupakan sosok Aya dan Azam, dua anak muda yang *sebenarnya* saling mencinta tapi selalu bertengkar dan berbeda pendapat. Mereka harus melewati berbagai rintangan emosi sebelum menjalin sebuah hubungan.

Saya sendiri baru mulai menonton sinetron yang soundtracknya diisi oleh Ungu ini, di pertengahan Ramadan, itu pun tidak setiap hari. Maklum, jam tayangnya amat sangat pagi, dan belum tentu saya dapat bangun untuk sekadar sahur dan menonton sinetron tersebut.

Eh, kenapa pula saya menulis PPT. Lha sekarang loh bulan April, Ramadan masih jauuh….

Yach, karena hari ini ada SMS curahan hati dari seorang teman. Eits, jujur sich, kalimatnya sangat jauh dari kesan mellow, apalagi mengungkapkan tentang apa yang sebenarnya ia rasakan.

“Dewi, di sini baju renang muslim beli dimana ya? Harganya berapa?”

Nah, masak ada yang curhat tentang baju renang?. Tentu tidak!.

Saya menyimpulkan sebagai curahan hati, sebab teman saya ini bukan pecinta air. Bahkan bisa dikatakan ia enggan ‘nyemplung’ ke kolam. Dulu, saat saya berjuang mati-matian (hallah!) belajar renang karena akan mengikuti rafting untuk pertama kali, dia bersikukuh tak mau ikut. Eh, sekarang? Tak ada angin (tapi langsung hujan deras), dia kok malah berniat membeli baju renang. Iiih, udara Malang sedang di puncak dingin!.

Loh, lalu… apa curahan hati, SMS soal baju renang, dan PPT memiliki kaitan?.

Ya ada dunk. makanya saya menuliskannya di sini 😀

SMS itu dan kondisi teman saya beberapa minggu terakhir membuka lembaran ingatan tentang salah satu scene PPT, saat Barong, Chelsea, dan Juki, bertanya sesuatu kepada Azam. Mereka bingung, kenapa Azam selalu membuat Aya menangis. Setiap bertemu dan berbincang dengan Aya, selalu diakhiri dengan pertengkaran, adu mulut, lalu tangisan.

“Iya, katanya kamu cinta sama Aya. Tapi kok terus membuat dia menangis sih?,” kata mereka.

Mendengar pertanyaan itu, Azam diam beberapa saat. Memandang mereka, dan tersenyum samar.

“Cinta tanpa air mata belum mencapai level tertinggi. Lagian kalo Aya nangis jadi keliatan seksi banget!,” kata Azam yang langsung disambut tawa tiga bersahabat itu.

****

Air mata tak selalu menunjukkan kesedihan

dapat menetes sebagai wujud rasa sukur

Atas karunia senang dan bahagia

Yang membuncah karena cinta

Namun cinta tak selalu menghadirkan kebahagiaan

Ketika sedih karena cinta

air mata tak akan berhenti mengalir

hingga kesedihan hilang dan pergi

Cinta dan air mata,

menjadi kombinasi unik

dalam sebuah hubungan anak manusia

Dulu, saat ini, dan nanti

…….

tanpa menunggu lama, aku balas SMSnya.

Harga tergantung bahan. Yang biasa, sekitar Rp 250 ribu an, ada di Matahari ama Mitra, sport fashion di Kayutangan juga ada. Mo beli?

10 responses to “Cinta dan Air Mata

  1. sepertinya satu kata yg bisa mewakili tulisan ini adalah: AIR..
    😉

    air emang komponen yang memiliki kkuatan yg dahsyat..
    hehehhehe…

    yaa…
    awas aja kalo sampe bilang air ga punya kekuatan dahsyat..
    ga bisa minum loh 😀

  2. Wi, ada aja yang bisa Dewi tulis. Padahal hanya dari sebaris sms. Semoga teman Dewi baik-baik saja ya…
    Salam,

    awalnya, saya pikir ada kesalahan penulisan nama
    tapi ternyata dipertegas di posting selanjutnya..
    semoga, itu bukan clue seperti yang saya bayangkan 😦

  3. Belajar renangnya dulu di Songgoriti yak…? atau di air terjun Cuban Rondo? 😀

    yeaaah, yaaaa nggak mungkin lah 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s