Dongeng Bundaku *_*


“….dan…Allah SWT pun mengabulkan doa anak-anak yang berbakti kepada orang tua dan menjalankan perintahNya…”

“Semua mua doa? apapun yg kita minta..?”

“Insya Allah. Makanya…sayangku jangan lupa berdoa ya..”

“He-eh”

“Kalo Bunda boleh tau, emang Dewi mo doa apa sich?”

“Emmm, adda dech.. 🙂 “

“Hayyyooo….apaan?!….Bunda gelitikin loh….”

“Hahahaha…Bundaaaaa….GeLi!!!, udah dunk….iya, iya, dewi kasih tau doanya. Dewi mau selalu didekatkan sama Bunda dan bapak. Dewi nggak mau dipisahin, nanti jadi anak durhaka trus masuk neraka…:-( “

“Maksudnya gimana to nduk..?”

“Iiiiih…bunda….masak nggak paham siiich…. 😦 !!, kalo hari kiamat dunia kan hancur berantakan, semua orang menyelamatkan diri sendiri, nggak inget keluarga. Trus, kalo bunda, bapak, mas ninggalin dewi sendirian, gimana ? 😦 pasti menakutkan. Dewi nggak mau dipisahin, katanya kalo sampe pisah ama orang tuanya dewi termasuk anak durhaka ya…”

Percakapan di atas merupakan sepenggal kisah alias sepersekian kecil obrolan antara saya dan bunda. Kami biasa ngobrol menjelang tidur, ato pas lagi tidur-tiduran (hingga tertidur beneran 😀 ). Dan (biasanya juga), saya menjadikan lengan bunda sebagai bantal lalu tidur sambil memeluk tubuhnya, menghirup aroma khasnya yang -entah kenapa- terasa begitu menenangkan.

Efek mimpi buruk yang mengganggu lelapnya tidur, langsung hilang saat terbangun dan menyadari kehadirannya di samping saya. Merasa aman, nyaman, terlindungi, dicintai, dan disayangi. Ya, itulah yang saya rasakan waktu kecil. Terlepas dari puluhan hingga ratusan pertengkaran yang terjadi antara saya dan bunda, kesetiannya untuk selalu ada di setiap momen perjalanan hidup saya menjadi anugerah terindah, dan (wajib) bagi saya untuk mensyukurinya. Alhamdulillah…:-)

Whew!!! entah kenapa, saya selalu menangis saat menulis, membaca, atau menonton film yang berkaitan dengan orang tua. Hiks, sekarang juga begitu…Miz u Mom…:-( , insya Allah minggu ini pulang deh…

Well, saya langsung ngeblog setelah baterei telpon habis karena ngobrol terlalu lama dengan Kiki. Yupz, one of my best pren itu menanyakan brosur rangkaian workshop peningkatan profesonalisme guru yang yang bakal digelar NYiRU SAViRA (NS) 29 Juni nanti. Nah, kali ini NS mengusung topik “Mendongeng, Strategi Pembelajaran Efektif untuk Anak” dan mengundang Kak Agus DS, master of story telling, istilah keren dan bekennya sih PENDONGENG 😉 .

Sesuai dengan judul, acara itu emang cocok untuk guru-guru TK dan SD. Meski sebenarnya ada audiens non guru yang “SEHARUSNYA” ikut workshop. Ya! ORANG TUA, yang saat ini sudah mulai melupakan tradisi mendongeng untuk buah hati tercinta karena kesibukan dan tuntutan pekerjaan, hingga dengan “terpaksa” mereka harus pulang larut malam atau malah tidak ada di rumah dalam hitungan minggu dan bulan.

“Kita bekerja, banting tulang tak kenal waktu kan untuk anak. Mendongeng? mereka bisa nonton film di TV, atau memutar CD dan DVD karena cerita sinetron Indonesia banyak yang nggak mendidik. Itu sudah cukup, cerita2 kartun sekarang juga ada yang memiliki muatan pelajaran kok. Mengajari anak untuk bersosialisasi, berbuat baik, dan lainnya”

Mendongeng, bukan hanya bercerita tentang sebuah cerita rekaan dan khayalan. Mendongeng tak sekadar cuap-cuap pengantar tidur tanpa makna. Mendongeng menjadi momen dan media yang mendekatkan orang tua dengan anak. Aktivitas mendongeng mampu membangun kedekatan emosional antara keduanya. Mendongeng tak hanya berkaitan dengan isi cerita dan gaya orang tua dalam menyampaikannya. Tapi lebih kepada proses terjadinya jalinan komunikasi orang tua-anak. (Saya sengaja menulis orang tua, bukan ibu atau ayah saja. Sebab keduanya mempunyai tanggung jawab yang sama dalam mendidik anak, meski terkadang mendongeng secara otomatis (dan tak tertulis) menjadi tugas ibu sebagai ‘penguasa domestik’).

Jika Anda ayah atau ibu dari titipan Allah SWT, “Pernahkah Anda mendongeng untuk buah hati?” Berapa kali?

One response to “Dongeng Bundaku *_*

  1. kukukukukukuk…

    bunda pasti pengen dewi pulang sama seorang lelaki dewasa :mrgreen:

    EMANG! 😉 kok tau?

    Kurrraaaangg azzzzzzzaaaaarrrrrr……
    swear ewer ewer boom2 dech, klo det ada di dpnku tak timpukin, tak pukulin, tak jewer!!!
    mo dilaporin penganiayaan? EGP deh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s