Penghasilan Lebih Kecil? Jangan Minder….


Kebiasaan menggosip sepertinya memang susah untuk dihilangkan. Apalagi didukung dengan banyaknya acara TV yang menjual GOSIP. Terus terang, saya juga masih suka ngegosip, he3… dan tadi sore bahan gosip adalah teman pria kami -akhirnya ndak jadi gosip, karena si tokoh datang dan ikut nimbrung, untuunggg…. 🙂 .

Teman kami, sebut saja namanya Saiful sedang bimbang dengan rencananya pernikahannya. Bukan karena ragu dengan ketulusan cinta sang pujaan hati (lha wong dah cinta mati kok!), atau restu orang tua yang belum turun ( jangan ditanya, sebelum diminta aja dah direstui…), atau Saiful yang bingung dengan cintanya sendiri,…. bukan bangetz!. Karena Saiful gak cuman cinta mati, tapi cinta hidup 😀 pada perempuan yang diharapkan menjadi ibu dari anak-anaknya kelak. (waduuh, prolognya kepanjangan…)


Gini deh, Saiful bingung karena incomenya jauh di bawah income perempuan yang selama dua tahun terakhir dipacarinya. Yupz, cewek yang juga teman kami itu memang super duper women, dengan top position di salah satu perusahaan multinasional, dengan bisnis turunan keluarga yang moncer, dan tongkrongan yg nggak kalah oke. “Aku nanti jadi kepala keluarga. Kalo dari awal posisi udah timpang gini, gimana dunk?”

“Maksud Lu?. Eh, jangan bimbang githu!, kalian saling cinta trus tinggal selangkah lagi kok malah ragu. Jadi cowok yg bertanggung jawab!, jangan plin plan!,” kata seorang teman berapi-api. (Hallah!, jadi pengin ketawa. Tadi ngomongin si Ipul dengan kalimat “Betapa enaknya dia, jadi lelananging jagad (tulisannya bener gak nich?). Dicintai cewek cantik, kaya lagi. Tinggal menikmati hidup”. Lha pas si Ipul ragu, malah semangat memarahi. Manusia…..hiks 😉 Im one of them…)

****

Rezeki, jodoh, kematian adalah hak Yang Maha Kuasa. Setiap orang memiliki garis rezeki masing-masing, meski bukan berarti Anda dapat berdiam diri dan hanya tidur-2an di rumah lalu berharap ada uang yang datang mengetuk pintu.

Menurut saya, penghasilan pria yang lebih kecil tak dapat dijadikan alasan untuk merasa rendah diri dari pasangan. Ia tetap kepala rumah tangga, imam keluarga yang harus memiliki prinsip akan membawa kemana bahtera yang dikomandoinya itu.

Lagian, siapa tahu rezeki perempuan (istri) lebih tinggi karena motivasi dan dorongan yang diberikan suami. Imbal balik.

Untung deh, Ipul kembali bersemangat dan bulan depan menjadi momen bahagia mereka. Alfu Mabruk 🙂


3 responses to “Penghasilan Lebih Kecil? Jangan Minder….

  1. wah selamat ya untuk ipul yang sudah berani mengambil keputusan bersejarah itu.. semoga sukses dalam berkeluarga aamiin..

    dew, kapan? :mrgreen:

    huss!! anak kecil mo tau aja
    lagian itu rahasia Tuhan,
    pas maren tanya ‘kapan’,
    Tuhan bilang gini “فاذكروني أذكركم, lah ente belum banyak nginget Aku”
    gimana dunk Det?
    🙂

  2. saya se7 tuh, jadi rezeki tu dah diatur ma Yang Kuasa, sedikit banyak ya harus disyukuri.. mabruk bagi yang mau menempuh hidup baru, bagi yang belum menemukan pasangan hidupnya seperti saya (heheee..) yg sabar aja, kalo sabarkan disayang Tuhan…

  3. Wempi punya temen ke gitu untung istrinya oke, dia kasih duit banyak ke dia dan sekarang punya showroom mobil, nah sekarang penghasilan ke duanya gak jauh beda lagi.
    yang penting saling pengertian en saling support… hueheueh, sok bijak deh gw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s