Dia Yang Terpilih, Dia (ter) LUAR BIASA….


Sore beberapa hari lalu, saya ngobrol dengan teman yang saya kukuhkan dia sebagai saudara tua 😀 di Malang. Karena belum pernah bertemu dengan istrinya, saya tanyakan apakah belahan jiwanya itu berasal dari jurusan kuliah yang sama.

“Oh, bukan. Dia orang biasa kok…,” katanya. (duh, turun 5 poin….)

“Maksudnya?”

“Ehm….sebenarnya saya dulu ingin beristrikan seorang aktivis….”. Omongannya terputus karena ada teman yang menyapa saudara tua saya ini. (poin turun 15)

Waduh, poin saudara tua saya turun 20 hanya dalam waktu 5 menit!. Nggak ada orang yang sempurna, termasuk saya dan Anda. Tapi U have to be proud of ur ISTRI atau SUAMI. Gimana to, Anda sudah memilihnya menjadi pasangan hidup, Ibu atau Bapak dari anak-anak Anda nanti. Kok bisa-bisanya menggambarkan dia sebagai “orang yang biasa saja”.


Dia yang terpilih adalah orang  (ter) LUAR BIASA dari semua orang luar biasa yang pernah Anda temui, sehingga Anda memutuskan untuk menyempurnakan ibadah dengannya. Mengais ridho Allah bersama-sama, dalam suka dan duka, hingga akhir hayat.

4 responses to “Dia Yang Terpilih, Dia (ter) LUAR BIASA….

  1. yup, aku se7 tuh.. yang telah terpilih dia yang spesial buat kita, biar gak tengak/ngok lagi. okey! 🙂
    ngomong2 soal BBM, eh pendamping aku juga cari seorang aktivis ni,,,, yang merasa dirinya aktivis shalehah boleh daftar mulai sekarang… 🙂

    whew!!…..
    iklan nich…..
    numpang iklan di sini g gratis loh 🙂

  2. bukan dia yang bermasalah, tapi caramu menilai orang.. standardnya apa kok main poin2 gtu? subjektif kan?

    ups!!, apa aq nulis kalo dia bermasalah? baca ulang

    tanya standar? ya tentu standarku, lha wong jelas2 yg nulis ini aku, gimana to…

    subyektif?
    se-subyektif ente dalam menginterpretasikan sebuah tulisan
    dan menganggap “caraku menilai orang bermasalah”

  3. bermasalah: POIN turun di MATAMU.

    bukankah itu termasuk menghisab orang lain?
    dan bukankah itu sangat tidak dianjurkan?

    kalo mau perfect2an, ndak ada orang perfect, dew. kamu sekalipun. muhammad sang nabi sekalipun!

    penilaian sesa-at itu tidak valid untuk menilai seseorang. tidak mencerminkan dia yang sebenarnya.

    waw….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s