Pagi Ini (Hari Kedua)…


Pagi hari ini berbeda. Bangun tidur, langsung terdengar suara ramai orang bercengkerama di ruang keluarga. Sementara di dapur, Mas Zen, suami Nadia sibuk ngebenerin kompor gas yang gak bisa nyala.”Dewi bangun pasti gara2 suara rame ya?,” kata Nadia.

“Enggak, dari sebelum subuh dah bangun tuh. Waktu bapak-ibu bangun, aq juga tau kok. Tapi terus tidur lagi deh, capeeeek…. :-)”

Bapak dan Ibu, seperti biasa melakukan “senam pagi” sambil duduk. “Letakkan tangan kanan di perut, lalu taruh tangan kiri di atasnya, tekan perut dengan kencang. Tarik napas, dan keluarkan perlahan sembari membungkukkan badan. Posisi duduk di kursi dengan tegak ya…,” kata Ibu mengajariku. Aku dan Ila -adik Nadia- mencoba mempraktikkannya.

Ada banyak tema yang menjadi obrolan pagi itu. Mulai dari si jagal Jombang Ryan, polah tingkah cucu pertama bapak-ibu “Mada” dan ponakan pertamaku “Hilmi”, sampai masalah korupsi dan budaya copy paste di Depag (soal yang ini akan aku tulis di bagian tersendiri, nanti).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s