…Anarkis (lagi)…


Banyak kebijakan pemerintah yang tak populis. Hingga masyarakat yang mengaku peduli bangsa dan rakyat pun berdemonstrasi. Aksi yang awalnya tenang, berubah kacau, massa menjadi beringas dan tak segan mendobrak, melempar, hingga membakar aset negara, bahkan properti milik rakyat yang tak tahu apa-apa.

Menunjukkan eksistensi mutlak dilakukan seiring dengan kewajiban mempertahankan kehormatan. Siapapun yang mencoba mengusik eksistensi dan kehormatan diri, harus dilawan. Geng Nero Pati mengeroyok teman sebaya yang dinilai menjadi ancaman ‘eksistensi’ mereka. Terbaru, geng siswi SMA Shalahuddin dan SMAN 10 Malang “unjuk kekuatan” mempertahankan ‘kehormatan’ (baca: rebutan cowok, Red) dengan saling memukul, berkelahi bak pendekar putri dari negeri matahari.

Pagi tadi ada liputan tentang aksi siswa-siswi SDN Tanamodindi, Palu Sulawesi yang beramai-ramai mencoba mendobrak gedung sekolah yang disegel, padahal mereka tetap ingin sekolah dan menimba ilmu seperti hari-hari biasa. Sebuah semangat belajar yang patut diacungi jempol. Namun, saya yakin anak usia SD belum sepenuhnya memiliki inisiatif untuk ‘mendobrak’, menaiki pagar, dan merusak palang segel jika tidak ada yang mendorong mereka untuk melakukan aksi itu. Guru, seharusnya tidak mengeksploitasi ‘kepolosan’ anak didik, meski untuk mempertahankan hak mereka. Ya, jangan menodai masa depan mereka untuk kepentingan sesaat.

Duh, budaya anarkis….kenapa terus terjadi…. 😦

2 responses to “…Anarkis (lagi)…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s