Penemu Dompetku…


Menjawab pertanyaan Pak Suhadi in his last comment tentang nasib dompetku, Alhamdulillah akhirnya ia dan semua isinya kecuali satu kartu ATM sudah kembali di tangan. Nah, soal kembalinya dompet ini I’ve to say sorry n’ thanks to Nita. Sorry, coz si penemu nekat menelpon dirinya tengah malam! dengan miscal more than 10 times!. Thanks, karna namanya tersimpan dalam memory simcard, jadi ‘target’ utama untuk dihubungi (keknya one of the reasons is… bcoz “Nita” referred to women’s name 😉  -dan emang ga salah kok, he3..)

Makanya, pas Jumat pagi (15/8 ) dapet telpon dari Bunda Intan itu, dirikyu kaget juga. Maklum, mata masih setengah merem dan gak biasanya dia telpon sepagi itu.
“Whoooi, emangnya hapemu yang 5454xxx kok kasih neng sopo seh?!”
“HAH?! maksudNa gimana nich,” jawabku dengan otak yang berjuang keras untuk loading secepat mungkin 😉
“Tadi malem ada yg telpon pake nomer itu jam 01.30!!, ono opo jam segitu awakmu telpon. Pas tak angkat, eeeh kok suarane wong lanang, nanya nomer telponmu yang baru berapa. Katanya, namanya Adi”
Nah, baru deh otakku connect 😀 “Waduh Nit, itu mungkin dari orang yang nemuin dompetku. SoalNa di dalem dompet emang ada Simcard Flexiku itu”
“Ooooh, yo wis ndang ditelpon ae nomer iku”

Tak menunggu lama, akhirnya aku memencet nomer Flexi-ku sendiri. Terdengar nada masuk, namun tak juga diangkat. Setelah mencoba beberapa kali dan tak jua direspon, aku putuskan untuk mengirimkan SMS, yang tak juga dibalas hingga beberapa jam kemudian.
Setelah akhirnya si penemu yang mengaku bernama Bayu menelpon dan menanyakan kronologis hilangnya dompet dengan alasan ia tak mau disalahkan jika bertemu denganku, eeeh…ternyata ya masih mbuleet aja!. Awalnya, ia menawarkan akan mengembalikan dompet itu langsung ke rumah, lalu menganulir dan meminta bertemu di tempat ‘netral’ yang akhirnya dianulir kembali dengan alasan jadwal hari itu padat dan akan memberikan dompet hari minggu!. Fiuh!!….

Minggu siang (17/8) akhirnya kami bertemu di Halte Poltek. Aku ambil dompet dan memberikan fresh money yang tersisa di dalamnya  dan langsung ngacir. Even I’ve to say thanks -….will not write for his kindness, karena ia menghilangkan kartu ATMku, yang menurut prediksi beberapa teman ‘hilang tertelan mesin ATM’ setelah ia  mencoba untuk mengakses kartu itu dan tak menemukan PIN yang tepat. Prediksi ini didukung permintaan dia saat telpon pertama, “Nanti kalo aku kasih dompetmu dipolisikan. Apa jaminannya aku ndak dipenjara.
“Loh, kalo kamu nggak salah, kenapa musti takut ama polisi?”
Juga SMS yang dikirim “Mbak, salah satu kartu dari bank X hilang. Sebelumnya aku minta maaf, kartu itu hilang coz aq salah dan khilaf”.

***

“Duh, kamu terlalu percaya sama orang! ngaku sama temenmu namanya Adi, ke kamu Bayu. gayanya aneh githu sejak awal. Apa ya bener duitnya bakal dipake bwt beli buku?”
“Ya semoga aja. Dia bilang mo beli buku kuliah. Kalo gak dipake untuk yang seharusnya Tuhan Maha Adil kok”

One response to “Penemu Dompetku…

  1. Tuhkan,,? yang sabar pasti disayang Tuhan… percaya deeeh. gimana pun caranya kalo itu rezeki dan milik kita pasti akan balik… 😉

    Percaya kok
    dewi percaya smua kehendak & rencana Tuhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s