Gw PuYENG negh….


ANUGERAH atau MUSIBAH.
Juli lalu, aku pulang ke Tulungagung. Selain untuk mengobati rasa kangen dengan keluarga, aku memutuskan untuk memesan furniture kepada salah satu pemilik mebel yang kebetulan adalah teman bapakku. Bukan karena di Malang tak ada toko mebel, sebab amat sangat banyak di sini. Alasan pertama dan utama sich, aku berharap mendapatkan special price  😉 .

Aku putuskan untuk membeli tiga lemari pajang, satu lemari buku, satu set meja kursi, dan dua cermin yang aku proyeksikan sebagai fasilitas “ngaca” pembeli baju koleksi Nyiru Savira. Saat itu, aku dan bapak memutuskan untuk memilih furniture dari kayu jati, untuk kualitas dan ketahanannya.

10 hari lalu, sebagian pesananku sudah dikirim ke rumah. Bagus, dan amat sangat berrraaat. Bayangin, saking beratnya aku ndak bisa mendorong lemari buku-ku!!!. “Lha gimana nggak berat mbak, kayunya jati dan potongannya sekitar 5 cm-an,” kata adikku yang tangannya langsung sakit usai membantu para tukang memasukkan furniture ke rumah.

Besok, sebagian furniture lainnya dikirim, dan itu berarti semua pesanan sudah diselesaikan. Senang sih, karena aku sudah mulai bisa sedikit memoles garasi yang aku jadikan ruang display. Tapi u know?!!! saat menulis ini di blog, aku juga pusiiiiiiiing 10 keliling!!! (kalo tujuh keliling seh udah biasa!). Itu gara-gara telpon bapak sehabis tarawih tadi.
“Nduk, besok Haji Sugeng ngirim semua pesananmu. Kekurangannya, sekian, sekian…kamu bayar ya…,” kata bapak.
“HAH?! aku yang bayar? huwaaaaa….. bapakku sayang, duit sebanyak itu dari mana? muflis neh. Bapak kan tau to? 😦 ”
“Lha gimana lagi, aku sudah bayarin 75 persen loh. Di rumah juga lagi ada banyak tukang bwt renov masjid, insya Allah besok dapet duit kok,” katanya meyakinkan.

GLod@K!@?!!!!. Dalam 15 jam ke depan aku harus mendapatkan duit yang nayamul banyak itu!. Nagihin utang? kagak mungkin!. Jadi the best way adalah NGUTANG!. Duh gusti….dah bisa bernapas dikit aja kok ya ada ujian kek gini seh.
“Paaak…dewi kayaknya ndak bisa deh dapet duit segitu banyak dalam waktu singkat. Bapak bayarin dulu ya…pliz….”
“He3….ndak bisa. Wes poko’e besok langsung dibayar. Barangnya itu bagus, dibeliin jati yang paling bagus, garapannya juga oke. Pak Sugeng sudah kasih yang terbaik”
“Iya, terbaik sih. Malah terlalu baik, sampe harganya melonjak tiga sampe empat kali lipat dari budget. Duit segitu seh pak, bisa dewi beliin berkarung-karung baju Preview by Itang Yunasz. Lha ini, masih buat  tempat display-nya ajah!…hiks, hiks..hiks…”
“Udaaaah, wong wes terlanjur kok. Besok dibayar ya nduk…. 🙂 “

HAH, what should I do? 😦 😦


2 responses to “Gw PuYENG negh….

  1. hahaha… sebuah pilihan yang tepat membeli furniture jati. kualitasnya itu lho. awet 7 turunan! kalo beli furniture knockdown semacam ligna sih paling 2 tahun dan jebol. padahal harganya cuman selisih 50%..

    btw kalo butuh yang lebih langkap, semisal mau bikin rumah dengan full jati, bisa langsung kontak saya lho jeng… 😉

    lah, ente jualan kayu juga to?
    bujubuneng!!…… 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s