Yoga


MInggu, 26 Oktober 2008

Minggu pagi ini berbeda dengan minggu sebelum dan sebelumnya. bukan hanya karena tanggalnya yang keramat, tapi pagi ini aku dan QQ yang nginep di rumah tiap akhir pekan, langsung bergegas bangun, mandi, dan langsung meluncur ke Ijen Nirwana Residence. Mengikuti yoga, menikmati fresh juice, dan merasakan sejuknya udara ala hutan tropis di tengah kota.

Yoga. ehmmmm…..sekitar enam bulan lalu aku sempat mendaftar ikut yoga, tapi sayang saat semangat sedang menggebu, instrukturnya malah ada kesibukan, jadi yaa….aku melewatkan kelas yoga. Nah, setelah mengikuti sesi yoga di pagi itu. saat harus menekuk kaki, tangan, mencium lutut, memandang pusar, telungkup, telentang, nungging, dan semua gerakan unik yoga lainnya, aku langsung jatuh cinta dengan olahraga ini. menenangkan, menyehatkan.

sebenernya pengin langsung ngikut kelas yoga bareng QQ. cuman, jadwal kami sekarang amat sangat jauh berbeda. hiks, hiks….susah ketemu selain akhir pekan. belum lagi kalo ntar dia jadi diboyong bang uchien ke jakarta, waaaah bisa tambah jauh deh. kecuali juga, aku bakal stay di jakarta 😀

oia, usai yoga, kami langsung meluncur ke 21 Matos untuk bergabung menonton pilem Laskar Pelangi yang bakal diputar jam 09.00 untuk 225 guru SD se Kota Malang. sebenarnya aku nggak terlalu ngebet nonton pilem ini, bukan cuman Laskar Pelangi, tapi semua pilem yang heboh dan bikin antrian panjaaaang, dijamin aq nggak bakal nonton (ex. ayat2 cinta, ada apa dengan cinta, dll).
Cuman karna undangan dan gretong, trus ngeliat QQ semangat banget bakal bisa nonton ntu pilem, ya udah deh samberrr ajah!. Bener aja, aku dibuat terkantuk-kantuk di dalam bioskop sekaligus tertawa lucu mendengar komentar para guru tentang berbagai adegan yang muncul. Bisa dipastikan, mereka belum membaca novelnya. dan bisa dipastikan, para penonton yang belum membaca novel laris Andrea Hirata itu tak akan pernah tau kenapa penonton lain tertawa terbahak saat melihat adegan tari siswa-siswa SD itu di kala karnaval 17 Agustusan. Padahal tariannya ya biasa saja, adegan siswa yang kegatelan hingga membuat mereka menari bak kesetanan tak divisualisasikan dengan lebih menggigit.



One response to “Yoga

  1. Kepada
    Yth. Mbak Dewi

    Assalamu’alaikum wr. wb.

    Dengan ini, saya dengan hormat memohon untuk berkenalan dengan mbak Dewi. Semoga dengan perkenalan nanti, menjadi barokah. Amien, amien ya rabbal alamien. Terima kasih.

    Malang, 29 Okt. 2008

    Wassalam.
    Saya (ada tanda tangannya).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s