matatua (menusukku)


mata tuanya akan selalu melihatku dari jauh
sering melirik dan mencuri pandang ke arahku
sesekali mendekat, menanyakan sesuatu yang tak perlu
bertanya tentang jam
mengingatkan salat,
atau sekadar menukarkan uang,
kepadaku, kepadanya
hingga membuatku jengah, tak nyaman…
oh, bukan karena aku tak menyukai sosoknya
aku menghormatinya, aku menyayanginya
dengan caraku, sesuai kapasitasku, sepantasnya

tapi yang terjadi kemarin benar-benar membuatku berpikir,
bertanya-tanya
penasaran…
apa anggapannya tentang diriku?….

“Jangan pernah kesana lagi,” kata QQ
Kamu tak tau yang dikatakannya tentangmu “kepadanya”…
Pandangan mereka terhadapmu
terhadap niatmu

“Niatku….?”
aku tak punya niat terselubung
hanya datang, berbagi berita, berdiskusi
mengharap pertolongan dan kerjasama,
kamu tau maksudku…
tak ada kaitan dengan yang kamu pikirkan

“Aku tau”
dan aku paham, tapi mereka?….

…benang merah, ato benang biru, atau ijo, ato putih, ato apapun warnanya itu akan tetap selalu mengiringi, sampai kapanpun. tak akan bisa diputus, apalagi dihilangkan….

2 responses to “matatua (menusukku)

  1. Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk WordPress dengan installasi mudah.
    Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mudah mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda. Salam!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s