listrik mati


mampus, mati gw…!
saat pulang ke rumah tadi malam, aku mendapati lampu mati, gelap gulita, padahal lampu tetangga depan rumah, samping, belakang, dan sepanjang jalan Locari semua menyala dengan terangnya. “huwaaaaaaa……aku belom bayar rekening listrik nih?,” itu yang ada di pikiranku.

masuk ke rumah, aku memanfaatkan cahaya dari HP untuk mencari ‘saving energy lamp’ pemberian salah satu rekan. buka lemari kamar, nihil, padahal seingatku ntu lampu aku taruh di sana. buka lemari kamar satunya, eeeh, juga nggak ada. lemari piring, nah loh…masak simpen lampu di lemari dapur 😀 , dan so pasti aku nggak nemuin lampu yang aku cari itu.

setelah memaksa diri untuk merecall memory, akhirnya aku menemukannya di rak paling bawah lemari bukuku 😉 . he3…., nggak tau juga kok bisa ya lampuku ada di sana.
ah, dimanapun dapetnya, Alhamdulillah……ada penerangan tambahan bwt nemenin ke kamar mandi 😀 . sumpah deh, rumahku tadi malem bener-bener romantis banget, remang-remang menerawang -hallah!- karena mengandalkan sodakoh cahaya dari lampu jalan dan lampu milik tetangga. untung aja banyak jendela dan ruang sirkulasi udara, hingga sinar-sinar itu bisa menyusup masuk. Jam 22.00, aku memutuskan untuk tidur sambil mengutuk diri kok nggak dari kemarin2 aja pergi ke bank dan ambil program auto debet untuk pembayaran telpon dan listrik. Eh, kepikiran juga “kok bisa aku nggak ketemu sama petugas dari PLN yang biasanya kasih tagihan (baca: peringatan) pemutusan sambungan listrik karena nggak bayar tepat waktu”, padahal di tagihan2 sebelumnya aku kan selalu ketemu sama mereka 😀

tadi pagi, habis bangun dan olaharaga (wakakakakakak….olahraga githu loh….), aku lihat semua struk pembayaran listrik dan telpon. Nah loh, penagihan listrikku tuh tiap tanggal 22, berarti aku kan baru aja bayar to…dan untuk bulan ini belum waktunya bayar kan?! waaaah sableng binti pikun. Hiks, tapi tetep aja kan rumahku masih belum teraliri listrik. gimana dunk…….??!

swear ewer-ewer boom-boom deh, aku paling takut sama listrik. kalo ada doa sebelum makan, sebelum tidur, sebelum masuk kamar mandi, de el el, maka aku selalu berdoa sebelum berurusan sama listrik. mo nyolokin kabel laptop, berdoa dulu, mo masukin colokan hair drier musti pake sendal plus doa, mo nge-blender baca fatihah dulu -hahahahaha….yang terakhir enggak lah-, eeh ini harus ngutak-ngatik listrik di rumah, sumpah aku bingung. mo minta tolong tetangga, maluuuuu…… sms adekku (Aziz) eh, ternyata dia masih di tulungagung. ya udah, sambil baca Yasin & pake high heels -hahahahaha… 😀 -aku melakukan uji coba dengan memencet2 sekring. fiuh!….kalo QQ ama Nadia tau pasti langsung dikasih applaus panjang deh… “Lah, dewi dah berani sama “listrik”……”.

dan taukah Anda?………..
listrik mati bukan karena aku telat bayar!!
hiks, padahal semaleman aq berada di keremangan dan kegelapan 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s