selera yang serba aneh


Aneh. benar-benar aneh.

Selera sebagian masyarakat kita terkadang memang aneh bin ajaib, bahkan cenderung ke sebuah penyimpangan. (Mohon maaf, tanpa bermaksud menyinggung keluarga atau para simpatisan) pengagungan berlebih terhadap three bombers, hingga menjadikan mereka selebritis baru, idola baru, menurut saya adalah sesuatu yang menyimpang.

efek pemberitaan yang over memunculkan pencitraan baru mereka di mata masyarakat yang sedang bingung karena tak memiliki figur dan tokoh yang dapat dijadikan teladan. Namun menjadikan  terpidana, sebagai tokoh tentu hal yang aneh.
Bukan berarti kita harus terus mengutuki mereka dan terus menyimpan luka sampai akhir. Sebagai manusia berakal yang diciptakan fi ahsani taqwim, kita memang harus memaafkan. Tapi memaafkan bukan berarti memuja, mengkultuskan.

Rencana pembuatan film tentang orang yang menyebut dirinya ‘Syekh’ Puji juga aneh. Lah, insan perfilman kita ini sudah mandeg ide to, nggak ada yang lebih brilian lagi selain cerita yang sempat membuat heboh masyarakat nasional itu?. Atau yang terbaru, rencana peluncuran album solo si jagal dari Jombang Ryan. HAH???! produser edan, dari sekian banyak makhluk Tuhan yang dianugerahi talenta menyanyi kok yo milih pembunuh berantai itu. fiuh!, aku benar-benar tak bisa memahami jalan pikirannya 😦


6 responses to “selera yang serba aneh

  1. bener juga ya … apa emang cari duit jaman sekarang itu repot banget sampe mesti cari ide2 aneh nggak jelas kayak gitu …

    kayaknya bangsa kita emang udah kehilangan jati dirinya … cuma mikir duit tok …

    eh … buat dewi, blog nya makin ok lho … sukses ya!

    eh, matur tenkyu…
    btw eniwe baswe moga2 bentar lagi ada klub pecinta bola mata pingpong 😀
    jd langsung audisi secepatnya…
    huehehehe….
    ok deh, sukses juga bwt mas Priyo

  2. Inilah yang namanya selera Nusantara.

    Pinginnya mengakomodasi berbagai rasa dengan coba2 meramu bumbu dapur pilihan sendiri, tapi apayang terjadi….

    Padahal rasa dan selera itu ditentukan sang pembeli bukan sang koki meski ramuannya enak dilidah sang koki belum tentu enak di lidah orang lain.

    ehmmm…. kok malah cerita masakan, jadi laper.

    kita lihat saja nanti Rencana strategi sang produser.

    ngomong ngoming soal selera nusantara….
    jadi pengin makan tahwa nich
    loh, loh…
    kok jadi tahwa ya……

  3. Produser itu memang gitu mbak. Pikirannya “cekak”, mau gampangnya aja. Mereka pikir karena orang/kejadiannya lagi “in”, film atau album dibikin “asal jadi”pun akan laku. Nggak perlu banyak mikir, nggak perlu keluar banyak duit, harapannya keuntungan bejibun.
    Masalah “good idea” dan kreatifitas, mereka mungkin bilang: “buat apa gue pikirin?”

    🙂

  4. ya maklum to jeng bangsa kita memang seleranya aneh..mohon mangap nih three bomber ki sopo aku ga ngerti..dah tak ubek ubek blog anda matru nuwun bisa belajar arab..sambil ngaji juga dink..xi xi xi

    itu tuh, yg baru dieksekusi mati….
    blajar ngaji…? wkekekekekek……. saia jg lagi belajar neh 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s