Dedek dan Lelahnya Jadi Wanita


tadi sore, aku pencet nomer 08159697xxx…
“Hallo…,” kata suara di seberang sana.
“Hi juga Dek… seharusnya u tahu sapa aku,” kataku.
“He3…”

setelah itu, kita ngobrol panjang lebar sama dengan luas. Ngomongin temen2 grasafany, cerita tentang reuni mini temen-temen di Bandung beberapa waktu lalu, sampek ngobrol soal WP dan fesbok. Terakhir, Dedek -panggilan akrab Rachmawati Sabri- memintaku untuk mengirimkan ID ym Izza, ibu muda yang nemenin misuanya di Msia. Nah, yang bikin aq bingung adalah kalimat Dedek berikut ini:

“Kirim id Izza ke YMku yach…ini punyaku “Rachma bla bla bla…,” katanya dengan mengeja.

What?!@! lah, ngapain juga dia kasih ID YM ke aq. Lha wong kita barusan chat. Nah, nah, something wrong nich… “Dek, qta dah ngomong puaaaaanjang loh. Mang lo pikir gw sapa??” 8)

“Loh, ni Ulul kan?”

GLod@k!@#!!!!. “HAH?!!!! ghoiru muaddab, ghoiru kamil, ghoiru syamil, takalamna thowilan wa ma arafti???? huwaaaaaaaa…..”

“Hah, sapa dunk??? Dewol yach? kok suaranya mirip Ulul seh. Aduuuuh, pantesan aja kok ngomongin wp, fb, ym, padahal setau gw Ulu ga pernah deket2 ama yg namanya itu”

waduh sodara sodari, gilingan bener kan temen ane yang satu ini. Dah ditelpon jauh-jauh dari 0341! lha kok dikira Ulul, padahal doi ada di LAMPUNG!.

Tapi ya sud lah, maklum juga seh, akyu telpon pake pleki, mungkin suaraku yang seksi kurang terdengar jelas 😀

oia, btw eniwe baswe, akyu telpon Dedek bukan iseng telpon, tapi mo minta izin kopi pastel (bahasaNa mas ini 🙂 ) tulisannya berjudul Lelahnya Jadi Wanita. Nah, ini nich tulisan si sableng itu :mrgreen:

Pada usia 14 tahun, ada cowok yang pedekate, sungguh lelah ngumpet darinya.
Pada usia 24 tahun, tak ada yang pedekate, sungguh lelah memikirkannya.

Cowokku pura-pura mabuk dan mengajakku pulang ke rumahnya, sungguh lelah menolaknya.
Cowokku bener-bener mabuk dan muntah di lantai, sungguh lelah membersihkannya.

Ada yang pinjem uang sama cowokku, aku takut mereka tak bayar, sungguh lelah mencemaskannya.
Cowokku pinjem uang dengan orang lain, sungguh takut orang lain menagih utang padaku, tambah lelah mencemaskannya.

Melahirkan anak laki-laki takut anakku mirip ayahnya yang nggak punya masa depan, mengurusnya sungguh lelah.
Melahirkan anak perempuan, takut dia tertipu seperti ibunya, sama lelahnya.

Waktu suami lagi kere, tiap hari harus irit, sungguh lelah.
Waktu suami lagi banyak uang, takut dia di luar belajar yang tidak-tidak, sungguh lelah.

Suami terlalu ganteng, di jalanan selalu ada cewek yang curi-curi pandang, aku lelah.
Suami terlalu jelek, setiap keluar di jalan, sungguh lelah harus menjelaskan ke orang-orang dia bukan supirku.

16 responses to “Dedek dan Lelahnya Jadi Wanita

  1. hah…. ? kopi-pastel 🙂

    waduh…. ntar tulisan itu, Lelah Jadi Wanita…. ( oo…. ternyata….bukan2….. aman)

    ono-ono wae, bocah sableng.

    iyyya…. kan dulu mas pernah nulis tentang kopi pastel 😀
    bukan tulisanNa… he3….

  2. kalau gitu jadi cowok aja kayaknya lebih enyak..enyak..xixixix

    whew!!… bukanny mo jd cowok loh…
    dan g pernah berharap dan bermimpi jd cowok….
    punya cowok, iyya wkekekekekek 😀 😆

  3. ehmmm…. ya…..ya……ya….
    Gara-gara “jual” Kopi Paste[L] di sini, tulisan tentang itu jadi TOP nya (Yang sering dibaca), padahal tulisan jadul buangetz 🙂

    Ora ono isine koyo Pastel

    hiks, Malang lg dwiiiingiiinnnn…
    keujanan, basah smua…
    jadi pengin pastel panas 😀

  4. hehe

    ada-ada ja

    pi

    asyik juga

    bacanya

    easy

    ringan

    gi dingin ya malang ???? bagi dunk kopinya ……

    iya nich mbak, dwiiiiingggggggiiiinn bangetz!!!!!!
    brrrrr………..
    no coffee mbak, yg ada teh pake madu, huehehehe 😉

  5. 😀 😀 Hihihihihihi

    Sama juga mbak, lelahnya jadi lelaki

    Punya cewek cantik harus extra pengawasan, mempersiapkan diri dengan segala ilmu bela diri untuk menerima tantangan cowok-cowok lain
    Punya cewek jelek, harus sering-sering minum obat anti mabok….Sungguh lelah.

    Punya satu istri,telingaku panas mendengar ocehan-ocehannya, apalagi lebih dari satu.
    Tidak punya istri, aku harus mengurus semuanya sendirian, sungguh lelah….

    apalagi lebih dr satu?
    waduuuuh, jangan deh mas 😀
    eh, makasih dah mampir ya….

  6. Perlu belajar bagaimana seharusnya bersyukur 🙂

    aih, bukan berarti ndak bersyukur loh….
    dedek, adalh seorang teman yang sangat mensyukuri apapun yang diperoleh
    mau dan mampu belajar dr setiap peristiwa yang dialami orang lain…

  7. baru nyadar setelah lama ngobrol…?
    benar2 tuh, hehehe…

    saya juga suka lelah jadi cowok (lha kok… hehe),

    the point is:
    apapun yg kita miliki, bila disyukuri, tentu akan menyenangkan, dan tidak melelahkan sama sekali… 🙂

  8. Mengeluh itu baik…tertawa itu baik…mengeluh dengan bercanda, berkelakar…mudah-mudahan menambah semangat hidup…bukan mempercepat jalan gantung diri…Tq….

    Tapi…sebelum bunuh diri…add link aku ya…..(link Mbak dah ku add…)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s