…tentang perempuan…


Minggu lalu (8/5/2011) saya bertemu dengan seorang perempuan, yang sejak pertengahan tahun lalu tak pernah bertatap muka langsung dengannya. Sungguh kaget melihat wajahnya, aneh, tak terlihat aura wibawanya seperti biasa, tanpa senyum, hingga membuat wajahnya bagaikan topeng belaka.

“Eh, lama nggak ketemu ya,” katanya.

Kami pun bercipika-cipiki. Formalitas semata. sepertinya.

Kasihan. Hanya kata itulah yang mewakili perasaan saya kala melihatnya. Kasihan dengan jalan yang harus ditempuhnya demi mewujudkan ambisi kekuasaan yang entah akan diraih ataukah malah melayang jauh dari genggaman.

***
Saya berbincang dengan seorang teman, mengungkapkan kisah pertemuan itu dan tentang kekagetan saya kala melihat perempuan yang biasa saya panggil dengan “Bu” itu.
“Bukan cuma kamu yang kaget, aku juga. Bahkan sering bertanya kepada orang lain, demi memastikan apakah yang aku lihat adalah perempuan yang aku kenal sebelumnya”. Kata teman saya. 

***

Hampir semua, sebagian besar perempuan pengin terlihat dan tampil cantik. Saya juga 🙂 .
Tapi, cantik yang tanpa perlu operasi dan suntik menyuntik.
Saya berharap, suatu hari nanti, perempuan itu kembali ke wajah aslinya, dengan senyum khasnya seperti biasa. semoga.