Converting SGD to IDR


Singapore, Day 14

Ah, nggak terasa sudah 14 hari berada di kota paling mahal sedunia. Mulai adaptasi dengan cuaca, jam shalat dan jadwal yang  sangat padat dalam sehari, sampai nggak sempat nulis apa-apa di sini. Oia, saya juga sudah menapaktilasi sebagian rute saat backpacker tahun 2012 lalu ke negara ini, meski belum semua sih, paling tidak saya mengingat penampakan terminal bus di deket Bugis Street saat saya kesini dengan bus dari Shah Alam, Malaysia.

Singapura, sebagai salah satu negara paling dekat dengan Indonesia, dengan jadwal direct flight super banyak dalam sehari dari berbagai maskapai airlines (mulai kelas budget sampai yang mahal), memang sudah sangat familiar bagi masyarakat tanah air. Tulisan traveler Indo yang ke Sing juga beredar bak kacang goreng di blog-blog mereka. Belom lagi berita tentang selebriti dan sosialita yang bolak balik Indo-Sing hanya untuk melakukan perawatan wajah dan tubuh serta berobat, makin membuat Singapore layaknya bagian dari salah satu provinsi di Indonesia, #eh.

Baca lebih lanjut

Lima Menit Sebelum Tidur……^^


whew, bener-bener sudah lama nggak nengokin blog ini. kasiaaan deh ya, dicuekin gak pernah di-up date.
pas buka blog inipun sebenarnya juga nggak sengaja, nggak ada niat gitu, gara-gara jam segini (00.56) belom tidur padahal ngantuk dan capek banget, ya udah lah pilihan ada pada buka laptop, gugling, browsing and something like that, hingga akhirnya dari perjalanan yang muter-muter itu lha kok malah mampir di blog sendiri, hahahaha.

Menerapkan konsep empati, saya jadi berasa nelongso kalo jadi si blog, karena ia dilupakan begitu saja setelah ada banyak varian socmed yang menawarkan up date dalam kalimat singkat dengan banyak follower, teman dan apapun lah namanya. Hari gini, siapa sih yang masih aktif ngeblog dan baca blog? yaaaa paling orang-orang itu aja. Tapi coba tanyakan siapa yang selalu apdet status dan aktif ngetwit, posting foto di path atau instagram? wah, banyak banget lah.

trus, saya mau nulis apa sekarang? nggaaak ada!. secara bener-bener udah ngantuk, dan besok musti bangun pagi biar bisa renang pagi-pagi (hallah, jangan percaya, wong saya renangnya sore hari kok. airnya anget! 😀 ), #eh emang udah mahir renang gitu? semogaa 🙂 . karena gak ada topik yang mau ditulis dan dishare, jadi wajar dong kalo saya posting foto narsis? haahaha. 

dewi yuhana & girls

Oia, saya yang mana? bener banget, mata Anda masih normal dan belum harus pake kacamata, saya yang pake jilbab merah cantik ituuuuh, yang ada di tengah (hiks, kok jilbabnya yang cantik?!), dan so pasti orangnya lebih cantik. bukan cuman (bakal) calon presiden yang bisa kampanye gratis di media masing-masing, pemilik blog juga sah melakukan pencitraan ‘cantik’ di blognya ;).

Sebelah kiri saya namanya Sonam, berasal dari negara dengan tingkat kebahagiaan warga yang cukup tinggi, Butan. oh, I’m dreaming to visit the country dengan populasi less than 1 million itu someday, yaaaa somehow bisa kesana deh, kalo Tuhan udah kasih izin, apapun bisa kan? :). Meski Sonam udah wanti-wanti, kalo kesana musti siap-siap jalan kaki padahal saya gak ngefans sama aktivitas satu itu, uh!. Yang sebelah kanan, yang manis itu namanya Nishima, she’s Indian.

ehmmm, kalo ke negara ini saya belom kepikiran buat main kesana *idih, gaya banget yakz?! emang mau kesana? sapa yang ajak? sapa yang biayain?*. Saya punya target, meminta Nishima menyanyi ala artis Bollywood, dia nggak bakalan tau target saya ini, karena gak bakal baca blog ini, even dia mampir di sini, jaga gak bakal paham bahasanya kok^^.