Hadiah “Pernikahan”


Pulang…

Kemanapun burung terbang, ia pasti akan kembali ke sarangnya. Pulang….

Sama dengan kita, manusia, yang selalu menjadikan Keluarga (rumah) sebagai tempat untuk pulang. Kemanapun kita pergi, berapa lama dan sejauh apapun, keuarga pasti akan selalu menerima kehadiran kita tanpa syarat, selain ‘kehadiran’ itu sendiri. 🙂

Memiliki satu keluarga yang mengasihi dan menyayangi merupakan anugerah dan nikmat tak terhingga dari Allah SWT. Apalagi mempunyai banyak keluarga yang akan selalu ada untuk mendampingi dan menghibur kala sedih, mengingatkan saat alpa, dan berbagi kesenangan di kala bahagia. Baca lebih lanjut

.::. Menjadi Ibu….*_*.::.


Kelas 1 SDKelas 1 SDKelas 3 SDKelas 3 SD

Foto Atas: Abdul Sahid dan Nur Hidayah Kelas 1 SD.
Bawah: Mizan Ali dan Muslimah, kelas 3 SD)

21 April 2008 menjadi momen bersejarah. Bukan karena Hari Kartini yang membuat sebagian besar perempuan memiliki alasan tepat untuk tampil beda. Bermake up lengkap dengan sanggul plus kebaya. Rela bangun pagi buta untuk antre di salon, dan tentu saja menyiapkan budget lebih besar hanya untuk penampilan sehari. “Ah, setahun sekali ini”, mungkin itu yang ada di pikiran mereka.

Hari ini bersejarah karena saya resmi menjadi Ibu 😉 !! Ibu dari anak-anak yang cantik (secantik saya 😆 ) dan ganteng. Bukan cuma satu atau dua anak, tapi langsung empat! Alhamdulillah…

Kehadiran mereka, meski hanya lewat foto, menjadi obat mujarab yang mengingatkan saya untuk selalu bersyukur kepada-Nya, meski baru saja melewati hari yang lumayan berat. Oia, saat ini mereka kelas satu dan kelas tiga MI Al Hidayah di Batu.

Doakan anak-anak (asuh) saya selalu sehat, dalam lindunganNya, dapat belajar dengan baik, dan dapat berguna bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara 🙂 😉

Belajar Optimis, Percaya SkenarioNya


M Lucky Adnan. Nama yang bagus bukan? Sebagus sang pemilik nama yang dikarunia Allah SWT paras tampan, budi pekerti halus, kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan kemampuan memahami makna firmanNya. Tak sekadar tahu arti sebuah ayat, dia pun meyakini dan mempercayai kebenarannya dengan total, tanpa keraguan, pertanyaan, apalagi kecurigaan. Sikap yang semakin menyempurnakan ketampanan fisiknya.

 

Saya tak mengenal Lucky Adnan dan baru melihatnya pagi ini, itu pun tak lebih dari 15 menit. Pertemuan (jika dapat dikatakan sebagai pertemuan) singkat yang sarat makna, hingga menohok perasaan saya dengan sangat telak. Ibarat pemain tinju, saya tak hanya kalah angka tapi jatuh terkapar karena pukulan lawan. Baca lebih lanjut

Cinta dan Air Mata


“Cinta tanpa air mata belum mencapai level tertinggi. Lagian kalo Aya nangis jadi keliatan seksi banget!,” kata Azam yang langsung disambut tawa tiga bersahabat itu

Masih inget sinetron Para Pencari Tuhan (PPT). Nah, jika Anda termasuk penggemar karya Deddy Mizwar ini, pasti Anda belum melupakan sosok Aya dan Azam, dua anak muda yang *sebenarnya* saling mencinta tapi selalu bertengkar dan berbeda pendapat. Mereka harus melewati berbagai rintangan emosi sebelum menjalin sebuah hubungan. Baca lebih lanjut