HARKITNAS-ku HaR! INi


…I missed something…itu yang terpikir pertama kali saat membuka mata pagi ini. Sepersekian detik kemudian tanganku reflek mengambil hape, melihat jam dan……… huwaaaaa 😦 😦 telat bangun!!!

Lari, ambil wudhu, salat, ganti baju, dandan, and….baru nyadar kalo motor sengaja aq titipin ke adek 😦 -pilihan satu-satunya, ngebut ala biker sejati 😆 menuju kantor. Nah, pagi ini diriku dapet tugas ngemsi dalam acara Jalan Santai Malang Post, memperingati 100 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Fiuh!!…habis ngos-ngosan nggenjot, akhirnya nyampe juga n’ thanks God peserta belum diberangkatkan. Baca lebih lanjut

Hanya Mendengar Atau Mendengarkan?


Mendengar dan mendengarkan. Berasal dari satu kata yang sama, namun memiliki arti berbeda. Mendengar menjadi kata kerja yang mewakili fungsi dan tugas salah satu panca indera karunia Allah SWT, telinga. Tanpa harus menjadi ilmuwan dan profesor, saya dapat memastikan semua makhluk Tuhan yang mempunyai dua telinga normal (termasuk saya dan Anda) dapat mendengar. Baca lebih lanjut

Sahabatku dan Cinta


“Dew, cinta ternyata bisa menyakitkan ya?! ngelu aku, dah nggak konsen kerja, tanggunganku belom tak garap, jd takut ngapa2in. Klo gini jd pengin memanjkn diri, nyalon, spa, renang, enak x y?…”

Kaget. Satu kata paling cocok untuk menunjukkan perasaanku usai membaca SMS dari salah satu sahabatku, tadi pagi. Aku langsung membalasnya sambil meneruskan pembicaraan dengan calon mitra kerja (huehehe3, gayaku!), di salah satu PTN di Malang. “Ayo refreshing, makan dimanaaa githu, I’ll treat u. Aq blon breakfast, bentar lg tak jemput”. (message sent) Baca lebih lanjut