.::. Memahami (menyadari) Peran dan Bertanggung Jawab .::.


Ing ngarsa sungtulada (di depan memberi teladan),ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan).

Amburadul dan membingungkan. Dua kata itu dilontarkan rekan saya kemarin, mengomentari berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini dan menjadi headline berita di media massa dan elektronik. Mulai tertangkapnya Al Amin Nur Nasution, penetapan Ketua DPRD Surabaya dan rekan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi, keseleo lidah ala Presiden Timor Leste Ramos Horta, segel naskah soal Ujian Nasional (UN) yang robek di Indramayu, klaim Munas Luar Biasa (MLB) yang sah antara PKB kubu Muhaimin dan Pro Gus Dur, hingga banyaknya reality show yang menjual mimpi ‘menjadi kaya dan terkenal’ dengan instan. Baca lebih lanjut

Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan


Jangan pernah melupakan, atau bahkan sengaja menghilangkan momen yang pernah terjadi dalam perjalanan hidup. Karena setiap peristiwa, yang kecil atau yang besar, yang menyenangkan atau menyedihkan adalah pelajaran.

Peristiwa menyakitkan dikenang bukan untuk dijadikan hantu-hantu malam, tapi menjadi pengingat agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama. Begitu juga dengan kejadian menyenangkan, selalu diingat bukan untuk dijadikan pemuas ego dan kesombongan, tapi motivasi untuk lebih maju dan menjadi insan yang lebih baik lagi.

Masa lalu, saat ini, dan masa depan, memiliki mata rantai yang tak akan terputus. Ibarat puzle, kita tak dapat menyembunyikan atau menghilangkan satu keping pun, karena akan membuatnya tak sempurna. Bahkan, mencoba mengganti kepingan kusam dengan satu keping sejenis yang baru, tetap akan terlihat dengan jelas. 

Begitu juga dalam hidup, kita tak dapat berbohong dan mencoba menciptakan sejarah baru, hanya untuk membuat perjalanan hidup terlihat indah. Sekeras apapun kita menyangkal secuil peristiwa menyedihkan, menyakitkan, atau memalukan, ia akan tetap datang dan menampakkan diri di depan mata. Sekarang, tinggal bagaimana kita menyikapi dan melihat peristiwa tersebut, lalu belajar darinya.