Antara Sriwijaya-Bondowoso


Sudah lama aku tidak menghirup campuran segala macam ‘aroma’ seperti yang aku rasakan tadi sore. Ada bau apek jaket yang sudah berminggu atau berbulan-bulan tak pernah dicuci, aroma asinnya keringat (entah kenapa aku menulis keringat itu asin, padahal ya belum pernah sekalipun indra perasaku mencicipi tetesan keringat), aroma parfum, cologne, campuran keringat dan cologne, asap rokok, bau shampo rambut, dan aroma-aroma lain yang susah didefinisikan karena sudah tercampur menjadi satu.

Baca lebih lanjut

.::. Memahami (menyadari) Peran dan Bertanggung Jawab .::.


Ing ngarsa sungtulada (di depan memberi teladan),ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan).

Amburadul dan membingungkan. Dua kata itu dilontarkan rekan saya kemarin, mengomentari berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini dan menjadi headline berita di media massa dan elektronik. Mulai tertangkapnya Al Amin Nur Nasution, penetapan Ketua DPRD Surabaya dan rekan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi, keseleo lidah ala Presiden Timor Leste Ramos Horta, segel naskah soal Ujian Nasional (UN) yang robek di Indramayu, klaim Munas Luar Biasa (MLB) yang sah antara PKB kubu Muhaimin dan Pro Gus Dur, hingga banyaknya reality show yang menjual mimpi ‘menjadi kaya dan terkenal’ dengan instan. Baca lebih lanjut

Blokir Situs Porno, Setuju?…. ENGgaK… (?)


Banyaknya penemuan video porno yang dikoleksi oleh pelajar (dan juga dimainkan oleh anak usia sekolah 😦 ) membuat pemerintah berencana memblokir situs porno di internet. Itu yang dikatakan oleh Wapres JK beberapa waktu lalu.
Dengan ‘kekuasan’nya, pemerintah memang dapat memblokir situs-situs porno dengan melakukan penertiban di warnet-warnet yang tersebar di seluruh Indonesia. Atau bahkan mungkin pemblokiran secara nasional (bisa yach? dewi gaptek nich…yang tau monggo sharing info).
Yang menjadi pertanyaan saya adalah, apa sih target penutupan atau pemblokiran situs porno itu?
Hanya untuk menghalangi kaum remaja kita, penerus generasi bangsa agar tak dapat melihat, mengakses, ‘menikmati’, gambar mati ato gambar hidup super hot dan aduhai? Baca lebih lanjut