Salam


Anda mengucap salam dan tidak mendapat jawaban. Ada dua kemungkinan, si penerima salam tidak mendengar atau sengaja tidak menjawab salam Anda. Untuk yang terakhir, waduh, didoain kok gak dijawab ya…? 😦

Anda harus berhusnudzon -positive thinking- menganggap ia memang sedang tidak mendengar doa yang terucap. Tak ada salahnya bila Anda mengucap salam untuk kedua kali.

HAH?! masih tak juga mendapat jawaban?

Ehmmmmmm…….jangan2 kupingnya bermasalah 😀

Eitzz……ndak boleh berpikiran yang enggak-enggak. Untuk memastikannya, coba lontarkan salam lagi, dengan intonasi sama namun sedikit lebih kencang. Jika di salam ketiga, Anda tetap dicueki, yaaaaa (mungkin) orang bersangkutan enggan menjawab salam dan benar-benar butuh pembersih kuping sedang tak mau diganggu.




Efek dari Nama Dewi Yuhana


Nama Dewi Yuhana diberikan oleh kedua orang tuaku bukan tanpa alasan, asal nyomot, ato ikut-ikutan saja. Ada sejarah panjangnya. Bahkan, klo nggak salah sempet juga melalui konsultasi ke salah satu kyai (duh, sebegitunya yakz?!…).

Sekilas, penyebutan dewi yuhana terdengar menjadi yohana. Akhirnya, banyak orang yang beranggapan kalo aku adalah muallaf. Bahkan ketika di ma’had dulu, ustdz Siti Aisyah (ustdzh cantik yg mengajar bahasa Inggris) dengan terus terang menanyakan apakah aku dulu non muslim. Weleh deleh!! ya jelas saja I said NO!!

Wong sejak di dalam kandungan, selalu diperdengarkan ayat suci Alquran, diadzani saat lahir dan melihat dunia untuk pertama kalinya, hingga dididik dalam lingkungan agamis Islami, ya tentu saja aq sudah muslim sejak dulu. Tapi lagi-lagi, karena nama banyak yang salah paham. Bahkan, beberapa relasi yang sering berhubungan dengan aku tapi belum pernah bertemu langsung, tak hanya mengira aku non muslim, tapi sudah yakin bener.

So, di penghujung tahun seperti ini, beberapa kali aku mendapat ucapan selamat hari raya milik salah satu agama. Bahkan, ada juga yang sempat mengirim kartu ucapan ke kantor!!

Tadi siang, untuk pertama kalinya aku bertemu dengan salah satu PR dari sebuah perusahaan asuransi terbesar di Indonesia at Santika Hotel. Ketika aku menyebutkan nama, dia langsung terkejut, speechless, dan melihatku dari atas sampai bawah. Aku pun paham dengan keterkejutannya.

“Ya ampun mbak, maaf selama ini saya mengira mbaknya… ya tau sendiri lah…hehehe3.. jadi malu.”

Padahal aneh juga, tiap dia telpon I always say Assalamualaikum. Pas dia tanya kabar, selalu kujawab Alhamdulillah, kabar baek. lha kok masiiih aja diragukan… 😉